PILKADA SLEMAN: Makna Nomor Urut 1 Bagi Danang Wicaksana Sulistya-Raden Agus Choliq

Pasangan Danang Wicaksana Sulistya (DWS) - Raden Agus Choliq (ACH) mendapatkan nomor urut satu sebagai peserta Pilkada Sleman, Kamis (24/9/2020)-Harian Jogja - Abdul Hamid Razak
24 September 2020 20:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan nomor urut pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Kabupaten Sleman menetap nomor urut Paslon melalui pencabutan di Gedung Serbaguna Kabupaten Sleman, Kamis (24/9/2020).

Pasangan Danang Wicaksana Sulistya (DWS) - Raden Agus Choliq (ACH) mendapatkan nomor urut satu, sementara lawannya Sri Muslimatun-Amin Purnama mendapat nomor urut 2 dan Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa nomor 3. "Dari awal kita Nyawiji Nyembadani, jadi siji untuk Sleman lebih baik kedepan" kata Danang Wicaksana usai pengambilan nomor pasangan calon (paslon) peserta Pilkada Sleman.

Untuk mengatasi permasalahan Sleman, kata Agus Choliq, masyarakat harus menjaga persatuan dan kesatuan. Artinya kata dia, nomor satu bermakna seluruh elemen masyarakat, bersatu, bersama-sama mengatasi permasalahan masyarakat. "Terutama dalam mengatasi masalah Covid 19 semua harus bersatu," kata Choliq.

Danang mengajak masyarakat untuk bersatu memenangkan masyarakat Sleman dalam mewujudkan Sleman yang lebih baik kedepannya. "Alhamdulillah kami telah mencapai satu step lagi, satu tahapan dalam Pilkada Sleman ini, setelah pengambilan nomor urut ada tadi deklarasi, yang jelas kami dapat nomor urut satu, bagaimana bersatu untuk memenangkan nomor satu untuk Sleman yang lebih Nyawiji Nyembadani,” paparnya.

Dia menghimbau kepada semua elemen masyarakat, dan pendukungnya untuk tetap menjaga dan mematuhi protokoler kesehatan dalam mengikuti kontestasi Pemilihan kepala daerah. “Mari kita laksanakan pemilihan ini dengan baik dan siap menangkan DWS-ACH beserta masyarakat Sleman, dengan penuh kegembiraan dan keceriaan,”sambung Choliq.