TPM Teknik Kimia UAD Gelar Pelatihan Teknologi Terapan

Kegiatan pelatihan TPM Prodi Teknis Kimia UAD yang digelar melalui media Google Meet. - Istimewa/Dokumen TPM UAD
28 September 2020 20:57 WIB Yudhi Kusdiyanto Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Di masa pandemi Covid-19 masyarakat harus selalu menjaga kebersihan dan kesehatan, serta harus membatasi kegiatan di luar rumah. Sabun cuci piring, tepung nonterigu dan minyak kelapa merupakan teknologi kimia terapan yang dapat dibuat sendiri di rumah dan sangat bermanfaat untuk menjaga kebersihan dan daya tahan tubuh. Keterampilan ini sangat penting bagi ibu-ibu untuk memanfaatkan waktu selama masa pandemi.

Untuk membantu masyarakat, Tim Pengabdian Masyarakat (TPM) Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menyelenggarakan program pengabdian bertajuk Penerapan Teknologi Kimia Terapan Skala Rumah Tangga di Grogol, Bajeng, Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Sleman. Mitra kegiatan dalam acara ini adalah kelompok ibu-ibu di Dusun Grogol. Program ini sudah dilaksanakan mulai Juli 2020. Program ini diawali dengan sosialisasi, kegiatan pembuatan sabun cuci piring yang dipandu oleh salah satu anggota tim pengabdian, Rachma Tia Evitasari, pada Selasa (8/9/2020) melalui media daring Youtube dan Whatsapp grup.

Kegiatan selanjutnya pada Sabtu (26/9/2020) tentang pembuatan tepung nonterigu dibimbing oleh Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri UAD, Gita Indah Budiarti, dengan menggunakan media daring Google Meet. Kegiatan selanjutnya yakni pembuatan minyak kelapa oleh Endah Sulistiwati, rencananya digelar pada Oktober. Kegiatan ini mendapatkan dana hibah program pengabdian masyarakat dari LPPM Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Kegiatan ini mendapatkan respons yang positif dari peserta. Peserta sangat antusias mengikuti meskipun dilakukan secara daring. Hal ini dibuktikan dengan tanggapan melalui Whatsapp grup dan unggahan video serta foto peserta yang mempraktikkan pelatihan di rumah,” kata Gita Indah Budiarti, seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Senin (28/9/2020).