Pembahasan Raperda Gunungkidul Dikebut, 3 Draf Segera Dibahas
DPRD Gunungkidul mengebut pembahasan Propemperda 2026. Tiga raperda baru siap dibahas, termasuk KTR dan Ripparda 2026-2035.
Anggota Banser Gunungkidul saat menyatakan sikap untuk mendukung pelaksanaan pilkada aman damai dan sehat di Kantor KPU Gunungkidul, Senin (28/9/2020)./Istimewa
Harianjogja.com, WONOSARI—Banser Gunungkidul mendukung pelaksanaan pilkada yang aman damai dan sehat. Banser siap membantu aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas selama pilkada berlangsung.
Kepala Satuan Banser Gunungkidul, Risyanto, mengatakan organisasi yang dia pimpin sudah membuat pernyataan sikap yang diserahkan kepada KPU Gunungkidul. Dalam pernyataan ini ada tujuh poin meliputi menghormati hak pasangan calon untuk berkampanye; taat dan menghormati peraturan yang berkaitan dengan pelaksanaan kampanye serta menjaga ketertiban di setiap kegiatan yang melibatkan orang banyak.
BACA JUGA: Alumnus UII Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Gugat Kampusnya
Selain itu juga menghindari segala bentuk konflik, kekerasan, intrik, intimidasi dan provokasi; menolak bentuk pratik jual beli suara; menghormati tahapan pemungutan dan perhitungan suara oleh KPU serta bersama dengan TNI-Polri senantiasa menjaga dan menciptakan situasi yang aman dan damai.
“Yang tak kalah penting, kami juga mengajak warga tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan di tengah pesta demokrasi ini sehingga bisa menciptakan pilkada yang aman damai dan juga sehat,” kata Risyanto kepada wartawan, Senin (28/9/2020).
Menurut dia, memasuki masa kampanye tensi politik akan semakin meningkat yang dapat berpengaruh terhadap kondisi sosial di masyarakat. Oleh karenanya, hal ini harus diantisipasi sehingga tidak terjadi perpecahan. “Kami komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Beda pilihan merupakan hal biasa, tapi jangan sampai ada permusuhan ataupun perpecahan di antaraa masyarakat,” katanya.
BACA JUGA: Gara-Gara Covid-19 Klaster Arisan, Ratusan Keluarga di Kulonprogo Belum Terima Bansos Beras
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengapresiasi langkah Banser Gunungkidul yang berkomitmen dalam mewujudkan pilkada yang aman damai dan sehat. Menurut dia, kelancaran dalam pilkada tidak hanya butuh komitmen dari pasangan calon, tapi partisipasi dari seluruh elemen masyarakat juga sangat penting. “Semua pihak harus berpartisipasi agar pilkada bisa berlangsung dengan aman damai dan juga sehat,” katanya.
Menurut dia, pelaksanaan pilkada tahun ini berbeda dengan periode-periode sebelumnya. Pasalnya, dalam pelaksanaan berlangsung dengan adanya pandemi Corona. Untuk itu, di setiap tahapan harus mematuhi protokol kesehatan sehingga risiko penularan virus corona dapat ditekan. “Semua harus mematuhi karena protokol ini sangat penting dalam menjaga kesehatan agar risiko penularan bisa dicegah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mengebut pembahasan Propemperda 2026. Tiga raperda baru siap dibahas, termasuk KTR dan Ripparda 2026-2035.
Meta dikabarkan segera meluncurkan Hatch, platform agen AI konsumen yang dipersiapkan untuk bersaing dengan OpenAI dan Anthropic. Simak fitur dan strateginya.
Timnas Voli Putri Indonesia hadapi Iran di perempat final AVC 2026. Indonesia unggul 3-2 dari 5 pertemuan terakhir. Kemenangan di Juni 2026 jadi modal berharga.
Cara menyimpan video Instagram tanpa aplikasi tambahan bisa dilakukan lewat fitur bawaan maupun browser. Simak langkah mudah dan aman berikut ini.
Biaya perpanjangan izin tinggal di Jepang naik drastis mulai Oktober 2026. Izin tinggal tetap melonjak 1.900% jadi 200.000 yen. Simak daftar lengkapnya.
Belanja Pemkot Jogja dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp205,12 miliar menjadi Rp2,11 triliun. Pemkot menyebut fiskal tetap terjaga.