Transmisi Covid-19 Meningkat, Kuliah Praktikum di UPNVY Maksimal 25% dari Kapasitas Lab

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
01 Oktober 2020 05:17 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Lantaran penularan Covid-19 di DIY meningkat akhir-akhir ini, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta (UPNVY) memperketat peraturan kuliah praktikum untuk mahasiswa pada semester ini menjadi maksimal 25% dari kapasitas laboratorium.

Semula, praktikum di kampus ini dibatasi mahasiswanya sebanyak 50% dari kapasitas laboratorium. Namun, kini pembatasan itu diperketat. "Kemarin sempat kita longgarkan 50%, tapi karena ada peningkatan kasus, kita informasikan ke fakultas untuk kapasitasnya 25% di lab," kata Wakil Rektor Bidang Akademik UPNVY, Suharsono pada Selasa (29/9/2020).

Baca juga: Pemda Tegaskan Belum Buka Sekolah Tatap Muka di DIY

Menurutnya, rektorat memang telah memberikan lampu hijau untuk kegiatan perkuliahan tatap muka yang bersifat praktikum dan kuliah lapangan. Namun, untuk perkuliahan teoritis masih dilakukan secara daring. "Kegiatan kuliah lapangan ketika pihak ketiga dari industri atau instansi mengizinkan, kita izinkan ke luar kota dengan tetap menjaga protokol kesehatan," terangnya.

Kampus ini juga mulai menggunakan aplikasi pembelajaran Spada Wimaya yang mereka kembangkan untuk perkuliahan daring. Aplikasi ini sudah mulai digunakan pada semester gasal tahun akademik 2020/2021 ini, tepatnya sejak Senin (28/9/2020) kemarin.

Suharsono menuturkan aplikasi ini bisa digunakan untuk semua kegiatan perkuliahan, baik kelas, kebutuhan materi, hingga penugasan. Seluruh mahasiswa kampus ini bisa mengaksesnya menggunakan nomor induk mahasiswa (NIM).

Baca juga: Ini Risikonya Setelah Ekonomi Masuk Jurang Resesi

"Spada Wimaya sejak hari pertama pada Senin [28/9/2020] kemarin lancar, tidak ada keluhan," kata dia.

Menurutnya, aplikasi ini bisa menjadi alternatif bagi civitas akademika di UPNVY dalam melakukan kuliah daring di samping sejumlah aplikasi lainnya yang sudah lebih familiar digunakan. Pengembangan aplikasi ini dirasa perlu sebab kampus ini masih akan melaksanakan kuliah daring selama semester gasal ini.

Sebelumnya, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V, Didi Achjari mengakui jika tidak semua kegiatan perkuliahan bisa dilaksanakan secara daring, apalagi menyangkut praktikum. Sehingga ia memberi otonomi bagi kampus untuk membuka kelas praktikum boleh dengan tatap muka secara terbatas dan berkomitmen untuk menjalankan protokol kesehatan.

"Arahan kami adalah tetap ikut protokol kesehatan. [Kegiatan tatap muka] itu hak mereka [kampus], tapi tentu apa yang disampaikan Satgas Covid-19 dan arahan Kementerian harus diikuti," imbuhnya.