Kisah Timbul Sopir Becak Jadi Korban Carut Marut Data BPS, Desil 1 Berubah Jadi 9
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
Bunga telang yang baru dipetik dan akan dikeringkan sebelum dijadikan minuman.-Foto iNews/Miftahudin
Harianjogja.com, BANTUL--Pandemi menyebabkan banyak orang berlomba-lomba menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang bisa meningkatkan imunitas.
Salah satu minuman yang kini digandrungi karena diyakini bisa meningkatkan imun adalah bunga telang.
Bunga telang (Clitoria Ternatea) yang berwarna biru atau ungu tak hanya sebagai tanaman hias. Tanaman hias merambat itu ternyata kaya manfaat dan memiliki nilai jual tinggi.
Bunga yang mirip organ kelamin perempuan itu harga per kilogramnya bisa mencapai Rp500.000 dan paling rendah Rp150.000 dengan kondisi sudah kering.
“Harga bunga ini telang cukup mahal, sekitar Rp150.000 sampai dengan Rp500.000 per kilogramnya kalau sudah kering,” kata perajin bunga telang, Danang Ari Krisnadi ditemui di rumahnya Desa Sidomulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Bantul, Kamis (1/10/2020).
Danang mengatakan, bunga telang bisa diolah menjadi berbagai produk, namun teh bunga telang paling banyak diminati masyarakat.
“Untuk membuat teh bunga telang, bunga yang segar dimasukkan ke dalam oven agar kering dan tidak ada kadar airnya. Bunga ini juga masih dijemur di bawah terik Matahari,” paparnya.
BACA JUGA: Rayakan Hari Batik, Dinas Pariwisata DIY Gelar Fashion Show di Tebing Breksi
Untuk mengonsumsi teh bunga telang cukup mudah seperti menyeduh teh pada umumnya. Cukup dicampur dengan air panas, airnya sudah bisa dijadikan minuman. Awalnya teh bunga telang hanya untuk dikonsumsi keluarganya, namun kini banyak diminati pasar.
“Selama masa pandemi Covid-19, banyak yang mencari untuk meningkatkan imunitas,” katanya.
Danang pun kini menggeluti usaha bunga telang dengan label Ash-Shikhah. Setiap produk dijual bervariasi antara Rp5.000 sampai dengan Rp25.000. Saat ini penjualannya masih manual dan memanfaatkan media sosial.
Danang menuturkan, bunga telang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Mulai dari obat mata, pewarna rambut, meningkatkan imunitas tubuh sampai dengan menurunkan kolesterol.
Danang sudah mengembangkan bunga ini menjadi berbagai produk minuman, makanan sampai kosmetik.
“Awalnya saya buat untuk minuman dan makanan,” katanya.
Sampai saat ini, Danang telah mengembangkan bunga telang menjadi berbagai komoditas. Selain teh tubruk, juga untuk campuran pembuatan sabun, shampo, handsoap, bodywash, sirup, dan teh celup. Produk ini dibuat secara otodidak belajar dari Internet.
Artikel ini telah tayang di iNews.id berjudul "Bantu Jaga Imunitas di Masa Pandemi, Harga Bunga Telang Tembus Rp500.000 per Kg"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
Pendaftaran KIP Kuliah 2026 masih dibuka hingga 31 Oktober. Cek syarat, jadwal, bantuan biaya hidup, dan cara daftar KIP Kuliah terbaru.
Java United menjual tiket laga kandang Super League 2026/2027 mulai Rp15.000. Harga ini memecahkan rekor tiket termurah yang sebelumnya dipegang Persik.
DPRD Gunungkidul meminta Pemkab mendata ulang aset daerah untuk mencegah bangunan mangkrak dan mengoptimalkan potensi PAD.
Agenda Jogja hari ini, Rabu 2 September 2026, menghadirkan Talent Fest, Asia Tri Jogja, dan Lomba Baris-Berbaris yang diikuti ribuan pelajar.
Vietnam U-20 kalah 0-3 dari Korea Utara di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Pelatih Yutaka Ikeuchi mengungkap masalah tim setelah kebobolan.