Diburu karena Corona, Harga Bunga Telang di Bantul Tembus Rp500.000

Bunga telang yang baru dipetik dan akan dikeringkan sebelum dijadikan minuman.-Foto iNews - Miftahudin
02 Oktober 2020 20:57 WIB Newswire Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Pandemi menyebabkan banyak orang berlomba-lomba menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang bisa meningkatkan imunitas.

Salah satu minuman yang kini digandrungi karena diyakini bisa meningkatkan imun adalah bunga telang.

Bunga telang (Clitoria Ternatea) yang berwarna biru atau ungu tak hanya sebagai tanaman hias. Tanaman hias merambat itu ternyata kaya manfaat dan memiliki nilai jual tinggi.

Bunga yang mirip organ kelamin perempuan itu harga per kilogramnya bisa mencapai Rp500.000 dan paling rendah Rp150.000 dengan kondisi sudah kering.

“Harga bunga ini telang cukup mahal, sekitar Rp150.000 sampai dengan Rp500.000 per kilogramnya kalau sudah kering,” kata perajin bunga telang, Danang Ari Krisnadi ditemui di rumahnya Desa Sidomulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Bantul, Kamis (1/10/2020).

Danang mengatakan, bunga telang bisa diolah menjadi berbagai produk, namun teh bunga telang paling banyak diminati masyarakat.

“Untuk membuat teh bunga telang, bunga yang segar dimasukkan ke dalam oven agar kering dan tidak ada kadar airnya. Bunga ini juga masih dijemur di bawah terik Matahari,” paparnya.

BACA JUGA: Rayakan Hari Batik, Dinas Pariwisata DIY Gelar Fashion Show di Tebing Breksi

Untuk mengonsumsi teh bunga telang cukup mudah seperti menyeduh teh pada umumnya. Cukup dicampur dengan air panas, airnya sudah bisa dijadikan minuman. Awalnya teh bunga telang hanya untuk dikonsumsi keluarganya, namun kini banyak diminati pasar.

“Selama masa pandemi Covid-19, banyak yang mencari untuk meningkatkan imunitas,” katanya.

Danang pun kini menggeluti usaha bunga telang dengan label Ash-Shikhah. Setiap produk dijual bervariasi antara Rp5.000 sampai dengan Rp25.000. Saat ini penjualannya masih manual dan memanfaatkan media sosial.

Danang menuturkan, bunga telang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Mulai dari obat mata, pewarna rambut, meningkatkan imunitas tubuh sampai dengan menurunkan kolesterol.

Danang sudah mengembangkan bunga ini menjadi berbagai produk minuman, makanan sampai kosmetik.

“Awalnya saya buat untuk minuman dan makanan,” katanya.

Sampai saat ini, Danang telah mengembangkan bunga telang menjadi berbagai komoditas. Selain teh tubruk, juga untuk campuran pembuatan sabun, shampo, handsoap, bodywash, sirup, dan teh celup. Produk ini dibuat secara otodidak belajar dari Internet.

Artikel ini telah tayang di iNews.id berjudul "Bantu Jaga Imunitas di Masa Pandemi, Harga Bunga Telang Tembus Rp500.000 per Kg"

Sumber : iNews.id