Memasuki Musim Penghujan, BPBD Bantul Siaga

Ilustrasi angin kencang. - JIBI
04 Oktober 2020 13:47 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul dan SAR terus mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan adanya potensi bencana, menjelang memasuki musim penghujan. Tak hanya angin kencang, wilayah Bantul berpotensi terjadi tanah longsor dan banjir.

“Untuk potensi angin kencang memang ada dan bisa saja terjadi, karena musim peralihan. Oleh karena itu, kami harapkan adanya kerja sama dari semua pihak,” kata Kepala BPBD Bantul Dwi Daryanto, Minggu (4/10/2020).

Komandan SAR DIY Distrik Bantul Bondan Supriyanto mengungkapkan, salah satu kesiapsiagaannya terkait potensi bencana. Selain potensi angin kencang, ada beberapa titik di Bantul yang rawan terjadi tanah longsor dan banjir.

Untuk titik rawan longsor di Bantul ada di Bukit Bintang, Srimulyo, Piyungan, Kedungpring, Wonolelo, dan Imogiri.

“Sedangkan potensi banjir, sejauh ini juga masih tinggi. Salah satunya di di Imogiri," kata Bondan.

Staf Pusdalops BPBD, Fatah Hidayat menambahkan, sebagai antisipasi adanya potensi bencana, pihaknya telah memasang Early Warning System (EWS) di beberapa titik rawan longsor dan banjir.

Alat ini akan mengirimkan pesan pada nomor yang sudah ditentukan untuk memberitahukan jika memang potensi bencana mulai meningkat.

Selain itu, nantinya informasi bencana ini akan disebar melalui jaringan relawan dan pos-pos di semua desa. Diharapkan, penanganan potensi bencana ini bisa lebih cepat teratasi. “Intinya, kami harus tetap siaga,” ucapnya.