Kabar Gembira, Tiga Klaster Covid-19 di Kulonprogo Tuntas

Ilustrasi. - Freepik
04 Oktober 2020 14:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo mengumumkan kesembuhan seluruh penderita Covid-19 dari tiga klaster di Kulonprogo. Tiga klaster itu adalah Klaster Lendah, Kapanewon Lendah; Klaster Srikayangan, Kapanewon Sentolo dan Klaster Palihan, Kapanewon Temon.

"Kami menyampaikan kabar gembira bahwa dari tiga klaster yang ada di Kulonprogo semuanya sudah sembuh, yaitu 11 kasus dari Klaster Lendah, 11 kasus dari Klaster Srikayangan yang mana dua di antaranya meninggal dan tujuh kasus kasus dari klaster Palihan, satu orang meninggal," kata
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati, kepada awak media, Minggu (4/10/2020).

Dijelaskan seluruh kasus di tiga klaster yang asal penularannya berawal dari rumah tangga itu dinyatakan sembuh berdasarkan hasil swab test pada Sabtu (3/10/2020).

Selain tiga klaster itu, Kulonprogo masih memiliki dua klaster lagi yang sebagian besar penderitanya belum sembuh, bahkan jumlah kasusnya masih terus bertambah. Dua klaster itu adalah Klaster Gunung Gempal, Kapanewon Wates dan Klaster Arisan di Dusun Tlogolelo, Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Kokap.

Baca Juga: Densus 88 Kembali Geledah Rumah Kontrakan di Berbah Sleman

"Sedangkan dua klaster lain yaitu Gunung Gempal, sudah sembuh sebanyak empat orang dari 13 kasus, dan untuk klaster arisan di Kokap masih ada tambahan satu kasus yaitu KP-176, sehingga total klaster kokap ada 26 kasus, yang mana satu di antaranya dengan status probable meninggal dunia," jelas Baning.

Kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di Kulonprogo, Baning mengimbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan. Hal ini mengingat jumlah penderita Covid-19 di Kulonprogo masih terus bertambah. Tercatat pada Sabtu (3/10), akumulasi penderita Corona di kabupaten ini sudah menyentuh angka 177 kasus dengan rincian 22 Isolasi rumah sakit, 33 isolasi mandiri, 117 sembuh dan lima meninggal dunia.

Rapid Test Pegawai

Di sisi lain, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo terus menggencarkan rapid rest guna mengetahui seberapa besar masyarakat Kulonprogo yang terpapar Covid-19. Selain di lingkungan masyarakat, rapid test juga menyasar kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak.

Rapid test atau tes cepat virus corona masal tahap pertama bagi para pegawai pemerintahan itu dilangsungkan pada Kamis (1/10) di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.

Baca Juga: 7 ASN Pemda DIY Terkonfirmasi Positif Covid-19

Test cepat diikuti oleh 166 pegawai dari tiga OPD yang terdiri dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Kebudayaan (Disbud) dan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT).

Kepala DPMPT Agung Kurniawan, mengatakan dengan diadakannya rapid test diharapkan mampu memberikan kepastian, kenyamanan, termasuk untuk antisipasi atas penyebaran dari Covid-19,

“Kami sangat berterimakasih atas apa yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 yang menyelenggarakan layanan rapid test untuk ASN dan Non ASN. Karena ini sangat bermanfaat untuk ketenangan dalam hal bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Agung.