Layanan Adminduk Makin Mudah, Gunungkidul Genjot Tertib Administrasi
Gunungkidul mendorong tertib adminduk melalui layanan online, jemput bola, penghargaan Pelanduk, dan perhatian bagi kelompok rentan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, WONOSARI--Penghapusan denda untuk pajak kendaraan bermotor kembali diperpanjang sampai akhir Desember. Kebijakan ini diberlakukan sebagai bentuk keringanan akibat adanya pandemi Covid-19.
Kepala Unit Register dan Identifikasi (Regident), Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Slamet mengatakan, penghapusan denda untuk pajak kendaraan bermotor seharusnya berakhir pada 30 September. Meski demikian, kebijakan dari Pemerintah DIY memutuskan memperpanjang dan akan berlakuk hingga akhir Desember.
“Dengan kebijakan ini, maka tidak ada denda untuk keterlambatan membayar pajak kendaraan bermotor hingga akhir tahun,” kata Slamet kepada wartawan, Minggu (4/10/2020).
BACA JUGA : Kabar Baik! Sanksi Pajak Motor & BBNKB di Jogja
Dia mejelaskan, penghapusan denda dilakukan untuk memberikan kelonggaran kepada masyarakat karena dampak adanya pandemi Covid-19. Menurut Slamet, di awal-awal pandemi, pengurusan SIM sempat ada kelonggaran, namun pelaksanaan hanya sampai Juni dan tidak diperpanjang lagi.
“Sekarang sudah berjalan seperti biasa. Apabila terlambat mengurus perpanjangan masa berlaku SIM, maka harus buat baru. Untuk itu, kami mengimbau kepada pemilik yang sudah akan habis agar segera mengurus perpanjangan,” katanya.
Kepala Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) Samsat Gunungkidul, M Yulianto mengatakan, perpanjangan pengapusan denda pajak kendaraan bermotor tertuang dalam Peraturan Gubernur No.82/2020. Didalam peraturan ini tidak hanya menyangkut denda keterlambatan pajak, namun juga meiputi penghabupsan denda bea balik nama kendaraan. “Denda memang dihapuskan sementara waktu,” kata Yulianto.
BACA JUGA : Jogja Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor di Tengah
Menurut dia, penghapusan denda belaku sejak April lalu dan sudah diperpanjang sebanyak tiga kali. Hal ini dikarenakan batas waktu penghapusan berlaku selama tiga bulan dan melalui rapat koordinasi yang melibatkan kabupaten dan kotamadya di DIY diputuskan adanya perpanjangan hingga akhir tahun. “Adanya pandemic menjadi salah satu pertimbangan untuk penghapusan,” katanya.
Meski ada pandemi, Yulianto mengaku tingkat kepatusan masyarakat di Gunungkidul masih sangat baik. Adapun target pajak kendaraan bermotor sebesar Rp66 miliar dan biaya balik nama kendaraan bermotor di tahun ini sebesar Rp29 miliar.
BACA JUGA : Hore... Penghapusan Denda PKB, BBNKB dan SWDKLLJ
“Diperlukan kerja keras untuk mensosialisasikan pembayaran pajak tepat waktu. Kami pun optimitis target bisa tercapai di akhir tahun,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mendorong tertib adminduk melalui layanan online, jemput bola, penghargaan Pelanduk, dan perhatian bagi kelompok rentan.
BPBD Sleman menerima sekitar 875 laporan kerusakan bangunan akibat bencana sejak awal tahun ini hingga pertengahan September 2026.
Laptop tiba-tiba panas dan kipas berisik meski tak digunakan bermain game? Cek 7 penyebabnya, mulai dari banyak aplikasi hingga ventilasi berdebu.
Pekerja usia 16-24 tahun di Inggris rata-rata hanya mengambil 2,4 hari cuti sakit. Data ONS dan pakar menjelaskan faktor di balik fenomena tersebut.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja membongkar 20 reklame berupa billboard yang tidak berizin sepanjang 2026. Penertiban dilakukan sebagai sanksi
Cek perbandingan harga baru dan bekas BYD Atto 3, Dolphin, Chery Omoda 5, dan Wuling Alvez pada September 2026.