Terima Bansos Saat Jadi PPPK, ASN Gunungkidul Kembalikan Rp1,5 Juta
seorang ASN Gunungkidul mengembalikan Rp1,5 juta dana bansos PKH setelah anggota keluarganya diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
Sutrisna Wibawa. /Ist-Instagram @sutrisna.wibawa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Calon Bupati nomor urut satu Sutrisna Wibawa terus melakukan kampanye blusukan untuk mengenalkan diri ke masyarakat. Salah satunya dengan menyambangi kelompok ternak kambing etawa Purbaya di Dusun Nglanggeran Wetan, Nglanggeran, Kapanewon Patuk.
Menurut dia, ternak etawa memiliki prospek bisnis yang baik. Ia mengungkapkan, dari hasil komunikasi dengan peternak, usaha sudah dirintis sejak 2012 lalu hingga sekarang. “Sudah berjalan, tapi ada masalah yang dihadapi seperti kesulitan pembibitan, penggemukan atau masalah pemasaran,” katanya seperti rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (7/10/2020).
Sutrisna mengungkapkan, prospek bisnis inilah yang harus dikembangkan. Meski ada permasalahan, maka harus dicarikan solusi agar usaha peternakan tetap berjalan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami tawarkan konsep peternakan terintengrasi,” katanya.
Dia menjelaskan, ternak kambing etawa bisa dilakukan secara bersama-sama dengan membuat kandang besar. Meski dipelihara dalam satu kandang, namun status kepemilikan tetap menjadi milik masing-masing peternak. Adapun pemeliharaaan, bisa dibuatkan jadwal jaga sehingga bisa bergantian antar warga. “Kandangnya jadi satu, tapi kepemilikan milik sendiri-sendiri. Ini akan lebih efisien,” katanya.
Ditambahkannya, didalam konsep peternakan terintegrasi tidak hanya fokus pada susu yang dihasilkan untuk kemudian dijual. Namun demikian, sambung Sutrisnya, para peternak akan diajari bagaimana membuat produk turunan sehingga mendapatkan nilai ekonomis yang lebih tinggi.
“Satu liter susu harganya Rp5.000 saja. Tapi kalau diolah jadi dodol, per bungkusnya bisa menjadi Rp15.000. Jadi, ada pendapatan tiga kali lipatnya,” katanya.
Menurut dia, pengembangan peternakan terintegrasi tidak hanya pengolahan produk turunan. Pasalnya, usaha tersebut juga bisa dikembangkan kearah wisata edukasi yang menghadirkan pengunjung untuk beraktivitas di kawasan peternakan.
“Kotoran dari kambing-kambing yang dipelihara juga bisa jadi pupuk organik sehingga dapat menambah penghasilan masyarakat,” katanya.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
seorang ASN Gunungkidul mengembalikan Rp1,5 juta dana bansos PKH setelah anggota keluarganya diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
Mobil Daihatsu mundur setelah mesinnya mati di tanjakan parkir LG Ambarukmo Plaza. Insiden menyebabkan kerusakan dengan kerugian Rp22 juta.
Jadwal SIM Keliling Sleman November 2026 tersedia di MPP, Sleman City Hall dan lokasi SIMMADE. Simak jam layanan serta persyaratannya.
AHY mengecam dugaan penyadapan ilegal yang dinilai mengancam demokrasi, keamanan negara, dan privasi masyarakat.
Pengamat telekomunikasi Heru Sutadi mengungkap kerentanan jaringan 2G dan pentingnya pengawasan sistem LIMS untuk mencegah penyadapan ilegal.
Satpom Lanud Adisutjipto mengajak masyarakat tidak takut melapor jika menghadapi persoalan yang melibatkan anggota TNI AU.