Alhamdulillah...Sebagian Besar Santri yang Terpapar Covid-19 Sembuh

Ilustrasi. - Freepik
19 Oktober 2020 20:17 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Sebagian besar santri di sejumlah pondok pesantren (ponpes) di Sleman dilaporkan sembuh. Kendati demikian, santri tersebut masih menjalani isolasi.

Koordinator Data Covid-19 Dinas Kesehatan Sleman, Wirdasari Hasibuan menerangkan ada tiga ponpes di Sleman yang menjadi lokasi penemuan kasus positif Covid-19, namun saat ini sudah didominasi oleh pasien yang sembuh.

Tiga ponpes itu ialah dua ponpes di Kapanewon Ngaglik dan satu ponpes di Prambanan. Satu ponpes kecil di Ngaglik hanya ditemukan satu kasus dan diberhentikan tracingnya.

BACA JUGA: Jokowi Minta Komunikasi Publik Disiapkan untuk Umumkan Vaksin Covid-19

Sementara itu, pada ponpes besar di Ngaglik, tracing dilakukan terhadap 829 santri. Ada 135 penghuni yang positif Covid-19. 85 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh.

"Untuk menjaga agar tidak terjadi re-infeksi, para santri masih menjalani isolasi. Penularan di ponpes saat ini mengarah ke sembuh semua," kata dia di Kantor Setda Sleman, Senin (19/10/2020).

Sementara itu, di ponpes di Prambanan, ada 21 penghuni positif Covid-19. Seluruhnya telah dinyatakan sembuh. "Santri juga masih menjalani isolasi," sambungnya.

Kendati demikian, penemuan kasus positif Covid-19 pada ponpes kembali ditemukan di ponpes lain, yaitu di Kapanewon Moyudan. Sebanyak tujuh kasus dilaporkan dari ponpes ini. Tracing langsung dilakukan oleh Dinkes Sleman mulai hari ini.

"Hari ini dilakukan skrining kepada 300 orang, kami rapid rest. Yang menjadi sasaran adalah santri, kontak erat, dan keluarganya di Sleman," jelas Wirdasari.

Terkait temuan kasus ini, Dinkes Sleman tengah menggodok peraturan terkait pengawasan berjenjang terhadap penerapan protokol kesehatan di ponpes yang akan melibatkan Pemerintah Kapanewon setempat. Pembahasan peraturan ini masih berproses di Bagian Hukum Setda Sleman.

Pengawasan ini diharapkan dapat mencegah penularan di ponpes. Saat ini ada 19 ponpes yang telah mendapatkan rekomendasi operasional dari total 45 ponpes yang mengajukan. Setelah pengawasan tersebut diterapkan, maka ke-19 ponpes yang telah mendapatkan rekomendasi akan ditinjau penerapan protokol kesehatannya dengan sidak. Jika ditemukan pelanggaran berulang, Dinkes Sleman tak segan mencabut rekomendasi operasional pada ponpes tersebut.