10 Pegawai Pemkab Sleman Reaktif Rapid Test

Ilustrasi. - Freepik
20 Oktober 2020 18:47 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Pemerintah Kabupaten Sleman terus berupaya memutus rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Sleman, terutama di lingkungan perkantoran. Salah satunya dengan menggalakkan rapid test di lingkungan instansi Pemkab Sleman.

Pada Selasa (20/10/2020), rapid diagnostic test (RDT) dilakukan terhadap pegawai di lingkungan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sleman serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman. Rapid test ini dilakukan di halaman Disdukcapil Sleman.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Sleman, Novita Krisnaeni menerangkan pihaknya tengah menggalakkan screening bagi pegawai di lingkungan instansi pemerintah. "Terutama bagi instansi yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, seperti Disdukcapil dan DLH. Dinas-dinas ini tergolong rentan tertular Covid-19," kata Novita pada Selasa.

Dalam rapid test yang dilakukan hari ini, sebanyak 79 pegawai Disdukcapil mengikuti tes. Sementara, pegawai DLH yang mengikuti tes lebih banyak, mencapai 231 orang.

"Hasilnya ada satu orang reaktif dari Disdukcapil dan sembilan orang dari DLH," ungkapnya.

Adanya kasus reaktif ini akan ditindaklanjuti Dinkes Sleman dengan melakukan uji swab kepada pegawai tersebut untuk memastikan apakah ada paparan Covid-19 atau tidak.

Sebelum ini, jawatannya juga telah melakukan kegiatan serupa di instansi lain, di antaranya Dinas Perhubungan Sleman, Dinas Sosial Sleman, dan Dinas Ketenagakerjaan Sleman pada minggu lalu. Selanjutnya, RDT akan kembali dilakukan di Mall Pelayanan Publik Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (DPMPPT) Sleman serta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman.