Tangkal Corona, Ingat Selalu Pesan Ibu

Fajar Gegana - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
20 Oktober 2020 12:37 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Wakil Bupati Kulonprogo yang juga mengemban tugas sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana, menyebut kalangan ibu-ibu rumah tangga berperan penting dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Mereka dituntut untuk bisa mengingatkan dan mengedukasi keluarganya perihal tata cara mengantisipasi penularan virus ini sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

“Kami selalu mengimbau, khsususnya ibu-ibu lewat PKK untuk mengedukasi soal protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kenapa ibu-ibu? Karena mayoritas masyarakat Indonesia patuh kepada ibunya. Nah paling tidak jika ibu-ibu sudah paham bahaya virus ini, secara sadar akan mengingatkan anak-anaknya atau suaminya untuk menjalankan protokol kesehatan,” kata Fajar kepada Harian Jogja, Minggu (18/10/2020).

Fajar mengatakan banyak cara yang bisa dilakukan seorang ibu untuk mengedukasi keluarganya terkait dengan bahaya Covid-19. Contohnya, seorang ibu bisa memberikan edukasi itu ketika anak atau anggota keluarga lain hendak keluar rumah.

Mereka diingatkan untuk memakai masker, sering mencuci tangan menggunakan sabun, dan menghindari kerumunan. “Saya meyakini ibu-ibu punya perhatian lebih menganai bahaya virus ini terhadap keluarganya dan pasti akan selalu mengingatkan,” ucapnya.

Di luar konteks itu, Fajar mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Kulonprogo untuk selalu menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak). Dia juga menekankan agar selama pandemi ini belum berakhir, jangan melakukan kontak fisik seperti jabat tangan.

Selain itu, Fajar juga meminta kepada para perantau untuk menunda pulang kampong. Saat ini pihaknya masih terus berupaya menstabilkan kondisi kasus Covid-19 di Kulonprogo yang dalam beberapa terakhir ini didominasi oleh pemudik. “Kami minta perantau jangan pulang dulu, karena Kulonporogo saat ini zona kuning, kalau banyak yang pulang dan itu membawa virus bisa-bisa nanti jadi zona merah.”