Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, mengatakan hingga kini Pemda DIY belum mendapat informasi detail terkait mekanisme distribusi vaksin Covid-19.
Sultan mengatakan distribusi vaksin Covid-19 dari Pusat akan bertahap, di mana 100 juta vaksin akan dibagi untuk seluruh provinsi, dengan prioritas pada kelompok masyarakat tertentu.
“Tapi prioritas kan sudah ada, yang paling punya resiko besar, mereka yang bergerak di bidang Kesehatan. Presentasenya belum tahu persis, detailnya seperti apa. Mungkin diutamakan dulu tahap pertama umur 18-59 misal, ya gakpapa. Silakan aja, yang penting bisa konsisten kita lakukan,” ungkap Sultan, Kamis (22/10/2020).
BACA JUGA: Sehari Tambah 45 Orang, Ini Update Terbaru Data Covid-19 di DIY
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih mengatakan sampai saat ini masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait distribusi vaksin. “Vaksinasi kan hal yang rutin kita lakukan, jadi kita tinggal menunggu berapa, siapa, kapan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
BPS DIY menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN, mekanisme pemeringkatan, serta cara warga mengajukan pemutakhiran data.
Okupansi hotel DIY naik 5%-15% selama libur Maulid Nabi 2026. Asita juga mencatat permintaan perjalanan wisata naik sekitar 5%.
Persib tanpa Bobotoh menghadapi Manila Digger FC di play off ACL 2 pada 31 Agustus 2026 setelah mendapat sanksi AFC.
Firefox iOS kini hadirkan pemblokir iklan bawaan tanpa ekstensi. Aktifkan di Settings > Browsing > Content. Beda dengan ETP, ini khusus filter iklan
13 dampak buruk terlalu sering nonton TV: kurang gerak, berat badan naik, gangguan tidur, hingga produktivitas menurun. Simak cara bijak menonton TV.