Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, mengatakan hingga kini Pemda DIY belum mendapat informasi detail terkait mekanisme distribusi vaksin Covid-19.
Sultan mengatakan distribusi vaksin Covid-19 dari Pusat akan bertahap, di mana 100 juta vaksin akan dibagi untuk seluruh provinsi, dengan prioritas pada kelompok masyarakat tertentu.
“Tapi prioritas kan sudah ada, yang paling punya resiko besar, mereka yang bergerak di bidang Kesehatan. Presentasenya belum tahu persis, detailnya seperti apa. Mungkin diutamakan dulu tahap pertama umur 18-59 misal, ya gakpapa. Silakan aja, yang penting bisa konsisten kita lakukan,” ungkap Sultan, Kamis (22/10/2020).
BACA JUGA: Sehari Tambah 45 Orang, Ini Update Terbaru Data Covid-19 di DIY
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih mengatakan sampai saat ini masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait distribusi vaksin. “Vaksinasi kan hal yang rutin kita lakukan, jadi kita tinggal menunggu berapa, siapa, kapan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Hari pertama pendaftaran bakal calon lurah di 31 kalurahan Gunungkidul masih sepi. Pendaftaran Pilur Serentak 2026 dibuka hingga 23 Juli.
Nasib Kawasan Industri Piyungan masih menunggu keputusan pemerintah pusat setelah kewenangan pengelolaan izin PT YIP beralih dari Pemkab Bantul.
Polisi mengungkap ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi bermula dari pesan WhatsApp kepada guru saat hari pertama MPLS.
Meteor hijau yang viral di langit Jogja dipastikan BRIN merupakan batuan antariksa. Simak penjelasan ilmiah soal warna, dentuman, dan lintasannya.
SMPN 1 Wates mulai menggunakan gedung baru pada tahun ajaran 2026/2027 meski sejumlah fasilitas pendukung masih akan dilengkapi bertahap.