HUT Kota Jogja ke-270, Maswil Rilis Lagu Kamu itu Jogja Istimewa, Begini Liriknya
HUT Kota Jogja ke-270, Maswil merilis lagu Kamu itu Jogja Istimewa sekaligus mengajak berbagi dan bernyanyi bersama anak-anak di panti.
Warga Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan tetap mencari rumput di area Objek Wisata Bukit Klangon pasca erupsi Gunung Merapi yang ketiga kali, Sabtu (28/3/2020) pagi./Ist
Harianjogja.com, JOGJA--Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) memperkirakan erupsi Merapi semakin dekat. Hal itu seiring dengan semakin meningkatnya aktivitas Merapi. Hanya saja diperkirakan erupsi kali ini tidak akan sebesar erupsi pada 2010 lalu.
Menanggapi hal itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Biwara Yuswantana menjelaskan kata "dekat" yang diberitakan sejumlah media masih multitafsir. Memang, jelas Biwara, ada deflamasi di Merapi hanya saja hal itu masih belum bisa menentukan waktu (erupsi) nya. "Masih menunggu perkembangan kubah lava," kata Biwara, Senin (26/10/2020).
Dijelaskan Biwara, jika erupsi dikatakan semakin dekat masih multiinterpretasi. Dia menilai kata dekat tersebut dimaknai secara kualitatif dan bukan dalam arti waktu. "Dekatnya sejauh mana itu yang multiinterpretasi. Tapi dari gejala yang ada itu menunjukkan arahnya," jelas Biwara.
Terlepas dari itu, kata Biwara, BPBD terus melakukan rencana kontijensi erupsi Merapi yang baru. Rencana kontijensi yang dilakukan salah satunya memasukkan faktor pencegahan Covid-19. "Renckon Merapi yang Sleman baru direvisi karena harus memasukkan faktor Covid-19. Pertemuan mereview Renckon memang intens dilakukan," katanya.
Dia berharap, masyarakat di lereng Merapi tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti terus informasi perkembangan Merapi dari jaringan komunikasi yang sudah terbangun. Termasuk FPRB Destana yang sudah dibentuk, lanjutnya, perlu konsolidasi tetapi tidak usah panik. "Seberapa potensi erupsi, oleh BPPTKG kan sudah disampaikan juga. Yang jelas patokannya status Merapi, sekarang masih waspada, jadi rekomendasinya masih tetap sama," tegas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HUT Kota Jogja ke-270, Maswil merilis lagu Kamu itu Jogja Istimewa sekaligus mengajak berbagi dan bernyanyi bersama anak-anak di panti.
Rosan Roeslani menargetkan laporan keuangan Danantara selesai November 2026 setelah proses konsolidasi lebih dari 1.000 perusahaan.
DPRD Kulonprogo meminta event wisata tetap digelar pada 2027. Dispar mencatat 12 agenda, termasuk Arung Progo Festival menuju PON 2028.
Iran mengklaim melumpuhkan drone MQ-9 AS dan mengamankan drone pengintai MQM-170 di sekitar Selat Hormuz.
Kemenhub mengintensifkan rampcheck bus dan truk serta pengawasan ETLE HUB untuk menekan risiko kecelakaan selama Nataru 2026/2027.
Polda Metro Jaya memburu bandar ganja inisial K yang masuk DPO setelah menggagalkan peredaran 44,1 kg ganja asal Sumatera Utara.