LPDB Target Salurkan Rp2 Triliun, KDMP Didampingi 15 Inkubator
LPDB Koperasi menggandeng 15 inkubator untuk mendampingi KDMP. Penyaluran dana bergulir pada 2026 ditargetkan mencapai Rp2 triliun.
Ilustrasi pasar tradisional/Bisnis-Felix Jody Kinarwan
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jogja memberikan promo bagi konsumen melalui program Garebeg Pasar berupa “cash back” jika berbelanja di pasar rakyat atau pasar tradisional melalui Goshop. Program ini bekerja sama dengan aplikasi ojek online Gojek
“Program ini berlaku di 23 dari pasar rakyat di Kota Jogja yang sudah masuk dalam aplikasi tersebut. Bisa berbelanja apa saja,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono, Senin (26/10/2020).
Konsumen yang berbelanja melalui aplikasi Goshop akan memperoleh cash back sebesar Rp10.000 tanpa ada ketentuan jumlah pembelanjaan minimal. Program tersebut akan berlaku hingga akhir Desember.
Ia berharap, pemberian cash back tersebut semakin mendorong peningkatan omzet pedagang dan konsumen pun tidak lagi ragu untuk berbelanja di pasar rakyat secara daring.
Saat ini, lanjut Yunianto, omzet untuk pedagang bahan kebutuhan pokok di sebagian besar pasar tradisional di Kota Yogyakarta sudah bisa dikatakan pulih. “Tinggal memulihkan omzet untuk pedagang yang menjual barang selain bahan kebutuhan pokok,” katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi yang membuka program Garebeg Pasar mengatakan, membuka akses belanja secara daring merupakan bagian dari proses adaptasi yang dilakukan di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini.
“Masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan pedagang tetap bisa mempertahankan omzet mereka,” katanya.
Dengan pemberian “cash back” tersebut, Heroe berharap, masyarakat tidak lagi dibebani ongkos kirim. “Selama ini, alasan paling banyak yang disampaikan masyarakat adalah tidak berbelanja daring karena biaya ongkos kirimnya cukup mahal. Makanya, kami membuat terobosan dengan cash back,” katanya.
Dengan demikian, lanjut Haryadi, upaya untuk mendorong geliat ekonomi di Kota Yogyakarta bisa dilakukan dengan optimal.
“Sejauh ini, program berbelanja secara daring di pasar tradisional juga menunjukkan tren yang cukup baik. Ada peningkatan 80 persen sejak aplikasi belanja online dibuka,” katanya.
Sementara itu, District Head Gojek Yogyakarta Ridzky Novasandro mengatakan, produk yang dijual di pasar tradisional tidak hanya berupa bahan kebutuhan pokok saja tetapi juga produk dari usaha mikro kecil dan menengah.
“Karenanya, di masa pandemi seperti saat ini perlu upaya kreatif agar produk-produk tersebut tetap bisa dijual. Salah satunya dengan belanja daring,” katanya.
Konsumen Terbebani
Selama ini, lanjut dia, sebagian besar konsumen masih merasa terbebani dengan ongkos kirim yang harus dibayarkan padahal nilai barang yang dibeli di pasar tradisional tidak terlalu besar.
“Oleh karenanya, ada program cash back sehingga konsumen tidak lagi merasa terbebani dengan ongkos kirim,” katanya yang menyebut telur, beras dan tepung merupakan tiga komoditas yang paling sering dibeli konsumen melalui layanan Goshop.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
LPDB Koperasi menggandeng 15 inkubator untuk mendampingi KDMP. Penyaluran dana bergulir pada 2026 ditargetkan mencapai Rp2 triliun.
Kim Kurniawan mencetak dua asis saat PSS Sleman menang 3-0 atas PSM Makassar. Ia mengungkap ucapan “sekarang giliranmu” kepada Matheus Fornazari.
Jorge Martin kembali memimpin klasemen MotoGP 2026 setelah finis ketiga di Mandalika. Ia unggul dua poin atas Marc Marquez dan menyoroti tekanan ban.
Mural pelajar Jogja dalam HUT ke-270 Kota Jogja mengangkat budaya, kebersihan sungai, dan persoalan sampah melalui karya penuh pesan.
Speedtest Global Index Agustus 2026 menempatkan Indonesia di peringkat ke-70 untuk internet mobile dan ke-113 untuk fixed broadband
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan peran pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran, mendampingi guru, dan menciptakan sekolah aman.