Umat Diminta Jaga Kerukunan dan Tali Persaudaraan

KH Masrur Ahmad (empat kanan) bersama Pastor Antonius Gunardi (tiga kiri) dan pengurus Paroki Minomartani, Kamis (29/10/2020). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
29 Oktober 2020 13:27 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Selain harus melaksanakan protokol kesehatan (Prokes), selama pandemi Covid-19 ummat diingatkan tetap menjaga tali persaudaraan dan kerukunan. Pasalnya, selain menghadapi pandemi, warga Sleman juga tengah mengikuti tahapan proses pelaksanaan Pilkada 2020.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Qodir, Cangkringan, KH Masrur Ahmad mengatakan ia sengaja melakukan kunjungan ke sejumlah gereja di wilayah Sleman. Tujuannya, selain menjaga silaturahmi dan persaudaraan juga untuk mengajak semua ummat bersama-sama mengatasi pandemi Covid-19. Selain itu juga mengajak kerja sama antara Pondok Pesantren Nahdlatul Ulama (NU) dengan gereja untuk menyejahterakan umat.

"Kerjasama ini ke depan ngopeni dan mengajak bersama-sama menyejahterakan umat. Kami juga berdialog untuk menjaga kerukunan dan menjalin rasa persaudaran di antara kita semua," kata KH Masrur usai mengunjungi Paroki Minomartani Ngaglik, Kamis (29/10/2020).

Dia mengatakan, silaturahmi tersebut dilakukan sebagai kunjungan balasan karena banyak pastor atau romo yang juga berkunjung ke Ponpes Al Qodir untuk menjaga persaudaraan dan kerukunan antarumat. Apalagi, katanya, di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, kerukunan antarumat beragama sangat penting. Alasannya, karena semua sektor terdampak pandemi sehingga ia bersama para romo sepakat untuk bersama-sama mengatasi masalah ekonomi akibat pandemi ini.

Baca Juga: Ini Pengakuan Masing-Masing Kelompok dalam Bentrok Sesama Pemuda Pancasila di Bantul

"Ya untuk sama-sama mencari solusi dan mengatasi pandemi. Mungkin kita bisa bekerja sama di bidang ekonomi. Misalnya mengadakan pelatihan pemasaran, kerajinan dan lainnya," ujarnya.

Terkait pelaksanaan Pilkada, Masrur berharap agar umat tidak mudah ditunggangi untuk kepentingan politik. Ia mengingatkan agar sesama umat beragama menjaga kerukunan dan jangan mau ditunggangi politik. "Ini supaya masyarakat tetap tenteram dan damai, agama jangan ditunggangi dan dibenturkan untuk kepentingan politik," pintanya.

Sementara Pastor Paroki Minomartani Antonius Gunardi MSf mengapresiasi ajakan dan kunjungan dari KH Masrur Ahmad. Baginya, kunjungan tersebut merupakan suatu kehormatan bagi Paroki Minomartani apalagi bertujuan untuk mempererat rasa persaudaraan ini.

"Ini termasuk dialog kehidupan yang sudah disampaikan dan dialog karya yang akan direncanakan. Untuk masalah dialog pengetahuan biarlah dilakukan para cerdik pandai. Saat pandemi ini solidaritas antarummat terjaga betul bahkan banyak kerjasama antarummat yang dibangun," katanya.

Baca Juga: UMP 2021 Tidak Naik, Ini Sikap Serikat Pekerja Rokok DIY

Pria yang akrab disapa Romo Anton ini juga mengamini ide KH Masrur untuk sama-sama menyejahterakan umat di tengah pandemi Covid-19. Termasuk menjaga agar umat beragama tetap rukun selama pandemi Covid-19 dan menjalani prosesi Pilkada.

Menurutnya, banyak tunggangan politik yang justru memecah belah kerukunan umat. "Kami juga sampaikan kepada umat untuk tetap menjaga kerukunan umat beragama, kita bentengi agar NKRI tidak diacak-acak. Kami juga meminta agar umat menaati protokol kesehatan. Saya pakai masker karena saya mencintai anda dan anda pakai masker juga mencintai saya," ucapnya.