Ini Strategi Kustini - Danang untuk Meningkatkan Pelayanan Publik di Sleman

Cabup Sleman, Kustini. - Ist.
30 Oktober 2020 15:47 WIB Media Digital Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada 2020 Kabupaten Sleman, Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik pada masyarakat. Salah satunya dengan memaksimalkan perkembangan teknologi informasi yang lebih memudahkan akses layanan nantinya secara online.

Pelayanan publik menurut Kustini adalah tugas pemerintah daerah adalah memberikan dan memastikan pelaksanaan pelayanan, pengelolaan, pengaduan publik, informasi, pengawasan, penyuluhan dan konsultasi berjalan baik. Apalagi dalam era dewasa ini, pelayanan publik dituntut untuk memberikan kemudahan, kecepatan dan berdampak luas bagi masyarakat banyak.

"Sesuai dengan UUD 1945 pemerintah wajib memberikan pelayanan publik yang prima dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar dan hak sipil setiap warga negara atas barang publik, jasa publik, dan pelayanan administratif. Untuk itu kami akan mengembangkan budaya birokrasi dan tata pemerintahan yang baik atau good governance," jelas Kustini.

Good Governance dijelaskan Kustini dimana pemerintah harus mampu beradaptasi menyesuaikan dengan kebutuhan dan perubahan di berbagai bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Untuk itu dirinya akan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dalam menunjang pelayanan publik yang lebih maksimal.

"Kami akan mengembangkan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta peningkatan teknologi informasi untuk administrasi pemerintahan. Nantinya layanan bisa diakses melalui genggaman tangan yang mana intinya lebih mudah," jelas Kustini.

Kustini yang berpasangan dengan calon Wakil Bupati, Danang Maharsa ini juga akan mengembangkan aplikasi smartphone khusus untuk warga di Kabupaten Sleman diantaranya, Sleman Sehat, Sleman Sehat dan Sleman Aspirasi.

"Aplikasi ini nantinya akan terintegrasi dengan tim dan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait untuk memudahkan akses layanan yang secara cepat dan bisa selalu terhubung," terang Kustini.

Kustini sadar betul jika perkembangan teknologi yang begitu massif sering terkendala dengan persoalan human resource yang kurang memadai. Oleh karena itu dirinya memastikan adanya peningkatan kapasitas pegawai negeri di Kabupaten Sleman. 

"Peningkatan kapasitas ini gunanya untuk bisa menyeimbangkan kecepatan kalau ibaratnya orang lari antara sistem dengan si pelaku bisa seimbang. Sistem bagus tidak akan berjalan maksimal, jika kapasitas SDM kita tidak bagus," tandas Kustini.

Kustini menegaskan dalam rangka pemanfaatan teknologi informasi yang semuanya terhubung melalui internet, program fasilitas internet di 1212 padukuhan di Sleman akan menjadi kunci. Masyarakat tidak perlu khawatir tidak bisa mengakses karena semua akan terjangkau.

Dilanjutkan Kustini, pengembangan teknologi informasi untuk peningkatan pelayanan publik juga dalam rangka menjaga pelaksanaan protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19. Pihaknya berharap, tidak ada kerumunan yang terjadi dalam masyarakat mengakses layanan di Bumi Sembada.

"Kita juga akan memperkuat sinergi dengan pihak-pihak terkait, seperti kepolisian dan TNI dalam memberikan pelayanan publik yang aman dari penularan covid-19," tutup Kustini.