Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Jalur pedestrian di Jalan Malioboro, Kamis (22/10/2020)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Uji coba Malioboro menjadi jalur pedestrian dan rekayasa lalu lintas di sekitarnya akan dimulai Selasa (3/11/2020) hingga dua pekan kedepan. Uji coba berlaku pukul 06.00-22.00 WIB, kecuali di hari pertama, penutupan mulai pukul 11.00 WIB. Sementara rekayasa lalu lintas di sekitar Malioboro berlaku 24 jam penuh.
Plt Kepala Dians Perhubungan DIY Ni Made Dwi Panti Indrayanti mengatakan mekanisme program Malioboro Pedestrian tetap sama dengan uji coba sebelumnya, yakni semua kendaraan bermotor tidak boleh masuk kecuali Trans Jogja, kendaraan kesehatan, pemadam kebakaran, dan petugas patroli.
BACA JUGA: Sultan, Ganjar, & Anies Putuskan Naikkan Upah Minumum, Ini Daftar Lengkap UMP 2021 di Indonesia
“Masyarakat diharapkan dapat merasakan bagaimana kenyamanan yang ada di sana khususnya yang melintas di Jalan Malioboro karena sudah tidak terganggu lagi dengan kebisingan. Masyarakat bisa berjalan dengan tenang menikmati aktivitas perekonomian yang ada di sana. Pejalan kaki yang ke arah selatan berada di sisi timur, sedangkan untuk yang ke arah utara, ada di sisi barat,” ujarnya, Sabtu (31/10/2020).
Rekayasa di Jalan Malioboro ini tidak diterapkan penuh 24 jam untuk memberi kesempatan para pelaku ekonomi menata barang dagangan, yakni pada pukul 22.00-06.00WIB. “Kami ingin tetap membantu semua aktivitas yang nantinya berjalan, termasuk membantu PKL yang ada di sana, karena akan banyak wisatawan yang datang. Semoga ini dapat juga menumbuhkan perekonomian,” ungkapnya.
BACA JUGA: Ini Daftar Bangunan Paling Mahal di Dunia, Masjidil Haram Teratas
Sementara, sirip-sirip Malioboro masih bisa dilalui kendaraan motor dua arah seperti biasa, tetapi kendaraan tidak bisa menembus sampai Jalan Malioboro karena jalan akan ditutup tepat di titik pertemuan sirip dengan Jalan Malioboro.
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menuturkan semua kendaraan tidak bermotor dilarang berhenti di jalur pedestrian untuk menghindari terjadinya penumpukan pengunjung, khususnya masyarakat yang memakai sepeda, seperti pengalaman yang lalu,
“Pesepeda diminta tidak parkir di jalur pedestrian. Kalau berhenti silakan di sirip-sirip Malioboro, kalau jalan-jalan di jalur pedestrian jalan kaki saja. Becak dan andong juga harus diparkir di tempat yang telah disediakan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Said Iqbal membatalkan kunjungan ke ByteDance setelah DPR, pemerintah, dan Tokopedia-TikTok sepakat menghindari PHK sekitar 1.250 karyawan.
PSS Sleman resmi berpisah dengan Nuri Fasya. Manajemen mengapresiasi dedikasi, semangat juang, dan karakter pantang menyerah sang bek.
Pemkab Bantul menerapkan sistem pembobotan nilai jika bakal calon lurah lebih dari lima orang pada Pilur 2026 sesuai Perbup No. 47/2026.
JBBA 2026 mendorong korporasi dan instansi publik mengadopsi ekonomi berkelanjutan sebagai strategi bisnis dan tata kelola.
Polres Temanggung menangkap dua terduga pelaku pengganjal ATM Bank Mandiri. Korban kehilangan Rp20 juta, satu pelaku diketahui residivis.