Pelaku Wisata di Jogja Jadi Target Skrining Covid-19

Sejumlah wisatawan yang berada di Tamansari, Kecamatan Kraton, Jogja, Jumat (30/10/2020). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
02 November 2020 17:17 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menuturkan selama libur panjang akhir pekan lalu, tidak ada tes swab atau rapid test kepada para wisatawan. “Sebetulnya kalau tes masing-masing itu sudah dilakukan saat naik pesawat. Tapi kalau yang jalan darat hanya skrining dengan tes suhu [saat masuk tempat wisata],” katanya, Senin (2/11/2020).

Kemudian mulai Senin (2/11/2020) pihaknya menargetkan skrining Covid-19 diarahkan ke pelaku wisata. Skrining pada pelaku wisata ini ditargetkan per hari mencapai 700-900 orang, selama seminggu kedepan. Sampai saat ini, belum ditemui laporan kasus positif dari aktivitas wisata.

BACA JUGA: Diterjang Ombak, Warung dan Fasilitas Umum di Pantai Glagah Porak Poranda

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Biwara Yuswantana, mengatakan pihaknya akan memfasilitasi keperluan dalam skrining yang akan diarahkan ke pelaku wisata. Ia juga memastikan ketersediaan sarana masih mencukupi.

“Sebagai kota wisata tentu kita harus memastikan wisata di Jogja aman. Dengan memastikan itu akan sustain wisata di DIY. pemeriksaan pada pelaku wisata diharapkan bisa menggambarkan tentang kondisi ketika kemarena ada long weekend,” ungkapnya.