26.000 Bibit Pohon Mangrove Ditanam di Laguna Pantai Depok dan Samas

Sejumlah warga menanam bibit pohon mangrove di di Laguna Pantai Samas sisi barat, Rabu (4/11/2020) siang. - Harian Jogja/Jumali
05 November 2020 01:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Sebanyak 26.000 bibit pohon mangrove mulai ditanam di kawasan Laguna Pantai Depok dan Laguna Pantai Samas, Bantul, Rabu (4/11/2020). Penanaman bibit pohon ini tidak hanya bertujuan untuk menekan abrasi dan keberadaan pohon mangrove ini nantinya akan dijadikan destinasi untuk wisata pendidikan.

Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Rejosari, Srigading, Sanden, Sancoko mengatakan luasan dari lahan yang ditanami pohon tersebut mencapai 8 hektare di tiga KTH. Untuk KTH Rejosari ada 1,8 hektare, KTH Depok ada 2 hektare, dan sisanya ada di KTH Baros.

“Penanaman di Laguna Pantai Samas sisi barat, ada 6.000 bibit pohon yang kami tanam. Penanaman bibit pohon sendiri adalah bagian dari pemulihan ekonomi nasional melalui Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup,” katanya, Rabu (4/11/2020).

Untuk menanam 6.000 bibit pohon, Sancoko mengungkapkan melibatkan 30 orang dan memakan waktu tiga hari. Tidak hanya menanam pohon, warga yang terlibat dalam aksi ini juga membuat pagar yang terbuat dari jaring dan tiang dari bambu di sekitar lokasi penanaman pohon. Tujuannya, agar sampah tidak masuk dalam area yang akan kita tanami.

Di sisi lain, Sancoko menambahkan, program penanaman pohon ini juga memberi kontribusi kepada warga yang terlibat.

“Sebab, mereka yang ikut menanam mendapatkan upah dan langsung masuk ke rekening mereka,” lanjutnya.

Komandan Pos Angkatan Laut, (Posal) Pantai Samas, Sersan Mayor MES Surawal menilai keberadaan pohon mangrove sangat effektif untuk menekan abrasi. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, abrasi yang tiap tahun berlangsung di kawasan pantai selatan Bantul, bisa ditekan.

“Untuk kegiatannya, terus kami pantau. Pohon mangrove sejauh ini memang efektif untuk menekan terjadinya abrasi,” kata dia.