Soal MBG dan Risiko Keracunan, Pemkab Gunungkidul Hanya Monitoring
Pemkab Gunungkidul menegaskan tidak berwenang memberi sanksi kepada SPPG dalam program MBG karena seluruh pengelolaan berada di BGN.
Ilustrasi. /JIBI-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, WONOSARI – KPU Gunungkidul memastikan penyimpanan kotak suara karton berada di tempat yang aman. Selain memastikan tidak ada kebocoran, di gudang penyimanan sudah dilakukan fumigasi untuk serangan rayap.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, penyimpanan kotak suara terbuat dari karton sudah sesuai dengan standar. Kotak yang berjumlah 2.026 unit ini datang pada Jumat (6/11/2020) lalu. Menurut dia, kondisi kotak masih berupa kartonan dan belum dirangkai menjadi kotak suara. “Kami masih menunggu alat yang digunakan untuk merangkai dan rencananya baru akan dikirim oleh rekanan,” kata Hani, Kamis (12/11/2020).
BACA JUGA : KPU Gunungkidul Siapkan Alat Bantu bagi Pemilih
Dia menuturkan, sebelu lembaran kotak suara ini disimpan, KPU sudah melakukan beberapa antisipasi agar tidak terjadi kerusakan. Selain memastikan gudang penyimpanan tidak mengalami kebocoran, petugas juga telah melakukan penyemprotan cairan anti rayap. “Untuk penyimpanan juga tidak langsung berada di atas lantai. Sebab, ada papan-papan kayu yang dipasang sebagai lapisan pengaman,” ungkapnya.
Hani mengatakan, penyimpanan kotak-kotak ini tidak akan selama dengan pelaksanaan Pemilu di tahun lalu. Pasalnya, kotak-kotak ini sudah mulai didistribusikan beberapa hari sebelum pecoblosan.
“Pelaksanaan pemilihan masih 28 hari. Tapi, kami tetap berusaha melakukan pengamanan yang baik sehingga kotak suara tidak ada yang rusak. Kalau, perlu kami akan menambah pelaksanaan fumigasi agar benar-benar aman,” katanya.
BACA JUGA : Pemilih Pilkada Gunungkidul Tahun Ini Ditetapkan Sebanyak
Ditambahkan dia, proses pengadaan logistik terus dilakukan. Untuk kebutuhan pencoblosan beberapa perlengakapan sudah tiba di KPU seperti peralatan pencoblosan dan kotak suara. Sedangkan untuk surat suara, Hani mengakui masih dalam proses pencetakan.
“Kami bersama-sama dengan perwakilan dari KPU akan melihat kesiapan akhir untuk pencetakan. Mudah-mudahan lancar dan surat suara bisa tiba di Gunungkidul secepatya,” ungkapnya.
Anggota Bawaslu Gunungkidul, Rosita mengatakan, pihaknya benar-benar meminta kepada KPU agar memastikan penyimpanan logistik pilkada aman sehingga tidak terjadi kerusakan. Menurut dia, keamanan ini sangat penting agar tidak mengganggu kelancaran dalam tahapan.
“Keamanan losgistik harus benar-benar dijaga. Sebagai contoh untuk kotak suara yang terbuat dari karton jangan sampai bocor untuk lokasi penyimpanannya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menegaskan tidak berwenang memberi sanksi kepada SPPG dalam program MBG karena seluruh pengelolaan berada di BGN.
AFC resmi menolak banding Persib Bandung terkait kericuhan suporter saat ACL 2. Maung Bandung tetap didenda Rp3,5 miliar dan menjalani laga tanpa penonton.
Borneo FC resmi ditunjuk AFC sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Stadion Segiri Samarinda akan menjadi venue pertandingan Asia.
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li