Kantor Disdukcapil Kulonprogo Ditutup, Warga Bisa Gunakan Pelayanan Online

Ilustrasi. - Freepik
16 November 2020 12:07 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kulonprogo diarahkan ke pelayanan online menyusul ditutupnya kantor tersebut pada Senin (16/11/2020).

Penutupan dilakukan menyusul adanya pegawai Pemkab Kulonprogo yang dinyatakan positif Covid-19 di kantor tersebut.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana pada Senin pagi mengatakan penutupan kantor yang berlokasi di jalan Sugiman, Kemiri, Margosari, Pengasih itu berlaku selama tiga hari terhitung sejak hari ini, Senin-Rabu (16-19/11/2020).

Baca juga: China Ungkap Temuan Virus Corona di Daging Sapi Beku Impor dari 3 Negara

Kepada masyarakat yang ingin mengurus berkas kependudukan, sementara waktu dilakukan di kantor-kantor kapanewon dan layanan aplikasi online yang sudah disediakan Disdukcapil.

Berdasarkan informasi dari https://dukcapil.kulonprogokab.go.id/, pelayanan online untuk Disdukcapil melalui Whatsapp 081318741648 untuk pencatatan sipil dan 081317481505 untuk pendaftaran penduduk.

Fajar mengatakan sebagai upaya sterilisasi kantor tersebut, pihaknya sudah melakukan penyemprotan disinfektan di kantor tersebut. Seluruh pegawai Disdukcapil juga diikutkan swab test guna mengetahui sebaran virus.

Baca juga: Satgas Covid-19 Klaten Sempat Tak Percaya Adanya Penambahan 201 Kasus Positif

Diberitakan sebelumnya, salah satu pegawai di lingkungan Pemkab Kulonprogo dinyatakan positif Covid-19. Pegawai itu adalah KP-277, perempuan, 53, Beji, Wates. Pasien yang kini dirawat di RSUD Wates itu menunjukkan gejala terjangkit Covid-19 usai pulang dari perjalanan dinas di Wonogiri dan Salatiga, Jawa Tengah. Setelah dilakukan swab test, diketahui bahwa pegawai tersebut positif Covid-19. Penderita ini juga memiliki keterikatan dengan KP-274, perempuan, 37, asal Kedungsari, Pengasih.

Terhadap KP-277, gugus tugas sudah melakukan tracing dan hasilnya diperoleh 39 orang yang meliputi keluarga kasus positif, teman satu kantor dan lintas kantor yang masuk kriteria kontak erat kasus positif. Mereka kemudian menjalani swab test pada Sabtu-Minggu (14-15/11/2020).

"50 persen di antaranya memiliki gejala tapi untuk hasil swab belum keluar, nanti kami informasikan kembali," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo Baning Rahayujati.