Wow, Panen Raya Jagung di Sendangsari Mencapai 84 Kuintal per Ha

Bupati Kulonprogo, Sutedjo (tiga dari kiri) saat mengikuti panen raya jagung di Bulak Sawah Njurang, Dusun Gegunung, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Selasa (17/11/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
17 November 2020 14:47 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Panen raya jagung oleh Kelompok Tani Makmur di Bulak Sawah Njurang, Dusun Gegunung, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, memperoleh hasil yang memuaskan. Bahkan produktivitas jagung di sana melebihi rata-rata produktivitas tingkat kabupaten.

"Kami bersyukur, Kelompok Tani Makmur bisa memproduksi 84 kuintal jagung per hektare. Capaian ini di atas rata-rata produktifitas kabupaten yang hanya berkisar 62 kuintal per hektare," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kulonprogo, Aris Nugraha, saat panen raya jagung di Bulak Sawah Njurang, Selasa (17/11/2020) pagi.

Baca juga: Dua Bandara di DIY Bisa Ditutup Jika Aktivitas Gunung Merapi Membahayakan

Aris mengatakan produksi jagung di area persawahan Pengasih memang tergolong cukup tinggi. Luas panennya setiap tahun bisa mencapai 619 hektar. Ini menjadikan Pengasih sebagai Kapanewon kedua di Kulonprogo yang menjadi sentra produksi jagung. Di atas Pengasih ada Kapanewon Sentolo yang hampir seluruh petaninya menanam komoditas tersebut.

Rata-rata produksi jagung di Kulonprogo dalam tiga tahun terakhir ini berkisar 28.845 ton dengan luas panen 4.047 hektar. Pada tahun ini pihaknya menargetkan produksi jagung sebesar 29.052 ton dengan luas lahan panen 4.629 hektar. Dengan hasil panen di Bulak Sawah Njurang, yang terbilang memuaskan itu, Aris optimistis target produksi tahun ini bisa tercapai.

Baca juga: Limbah Buah & Sayuran Disumbangkan untuk Pakan Satwa

"Kami optimis target ini bisa tercapai, mengingat masih ada panen lagi pada bulan Desember, dengan lokasi di Sentolo dan Lendah," ujar dia.

Bupati Kulonprogo, Sutedjo berharap produktivitas kelompok Tani Makmur bisa terus meningkat. Di samping itu ia juga berpesan kepada seluruh kelompok tani untuk bisa mengatur varietas jagung yang hendak ditanam. Usahakan varietas itu beda dengan Kapanewon lain di Kulonprogo, sehingga ketika panen raya nanti ada banyak jenis jagung yang bisa menjadi pilihan masyarakat.

"Dengan cara ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian petani," ucapnya.