Dibiayai Jasa Raharja, Puluhan Kru Damri Jalani Rapid Test

Puluhan kru bus Damri mengikuti kegiatan rapid diagnostic test (RDT) di pool Damri, Sorowajan, Banguntapan, Banguntapan, Bantul, Rabu (18/11). Kegiatan yang diinisiasi oleh PT Jasa Raharja Cabang Yogyakarta ini diikuti oleh 63 orang. - Harian Jogja - Hamid Razak
18 November 2020 20:57 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Puluhan kru angkutan Damri mengikuti kegiatan rapid diagnostic test (RDT), Rabu (18/11) di halaman pool Damri Jogja di Sorowajan, Banguntapan, Banguntapan, Bantul. Kegiatan yang diinisiasi oleh PT Jasa Raharja Cabang  DIY ini diikuti oleh 63 orang.

Kasubag SW dan Humas Jasa Raharja Yogyakarta Iyan Supiandi mengatakan rapid test kepada kru bus Damri tersebut dibiayai oleh Jasa Raharja. Kegiatan ini diharapkan bisa memberikan rasa aman dan nyaman tidak hanya bagi kru Damri tetapi juga masyarakat yang menggunakan layanan ini.

"Kegiatan rapid diagnostic test untuk Covid-19 ini bertujuan melindungi penumpang dan seluruh kru bus Damri. Kalau sopirnya dalam kondisi sehat, fit, maka saat bekerja ia akan nyaman dan penumpang juga nyaman," kata Iyan di sela-sela kegiatan rapid test.

Kegiatan tersebut, menurut Iyan, juga bagian dari upaya Jasa Raharja untuk memutus mata rantai persebaran Covid-19. Kegiatan tersebut akan dilakukan secara kontinyu oleh Unit Pelayanan dan Pencegahan untuk meminimalisir penyebaran kasus baru Covid-19.

"Kegiatan pelayanan dan pencegahan yang biasanya kami lakukan menggunakan mobil unit keselamatan lalu lintas, karena ada pandemi Covid-19, kami alihkan untuk kegiatan rapid test ini," katanya.

Iyan menjelaskan kegiatan rapid test bagi para mitra dilakukan secara rutin setiap bulan. Sebelumnya, pada Oktober lalu Jasa Raharja Cabang Yogyakarta juga menggelar kegiatan yang sama dengan

pengemudi dan kru PT Jogja Tugu Trans (JTT).

"Setiap bulan kami gelar secara rutin dengan target 60 orang. Ini yang ketigakalinya kami gelar sehingga sudah ada sekitar 120 kru angkutan yang mengikuti rapid test," katanya.

Selama rapid test digelar di tiga lokasi berbeda, menurut Iyan, tidak ditemukan kru yang reaktif. Artinya, lanjut dia, hampir semua kru angkutan penumpang memerhatikan dan menerapkan protokol kesehatan. Mulai kewajiban memakai masker, jaga jarak dan juga rajin mencuci tangan.

"Pelaksanaan protokol kesehatan hampir semua dijalankan oleh kru bus. Sebab tiga kegiatan rapid test kemarin tidak ada yang reaktif," kata Iyan.

General Manajer Perusahaan Umum Damri Yogyakarta, Rahmat Santoso mengatakan ia berterimakasih kepada PT Jasa Raharja Cabang Yogyakarta yang memberikan Program Pemeriksaan Rapid Test Gratis kepada para kru. Tujuannya, dalam upaya untuk pencegahan Covid-19.

"Kegiatan ini tentu sangat membantu kami. Sebelumnya kami pernah menggelar rapid test secara mandiri dan baru kali ini difasilitasi oleh Jasa Raharja," katanya.

Pemberian rapid test gratis tersebut merupakan betuk keperdulian Jasa Raharja Cabang Yogyakarta terhadap PO bus dan masyarakat sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 serta memberikan kenyamanan dan peningkatan layanan publik khususnya para penumpang.

"Sebenarnya, bus-bus Damri juga sudah menerapkan protokol kesehatan [prokes] dan adaptasi kebiasaan baru [AKB] dalam setiap operasionalnya," ujarnya. (ADV)