46 Persen Perpustakaan Kalurahan Bantul Mati Suri, Ini Arahan Bupati
Sebanyak 46 persen perpustakaan kalurahan di Bantul dinyatakan tidak aktif. Bupati Halim instruksikan lima langkah strategis penguatan literasi desa.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL- Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso menyatakan dari hasil screening dan testing warga pondok pesantren di Kecamatan Sewon sebanyak 400 orang. Dari jumlah tersebut diketahui ada 210 orang yang dinyatakan positif Covid-19.
“Yang dinyatakan positif 50% sudah sembuh karena masa isolasi dan evaluasi gejalanya sudah tidak ada,” kata Sri Wahyu Joko Santoso dalam pernyataaanya yang dikutip dari Instagram Pemkab Bantul, Kamis (19/11/2020). Screening dan testing tersebut dilakukan sejak Oktober dan November ini.
Baca juga: Desember, Vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech Siap Digunakan
Sri Wahyu mengatakan tracing dan testing tidak hanya dilakukan di pondok pesantren di Sewon, namun juga di pondok pesantren di wilayah Kecamatan Piyungan, Pajangan, dan Pandak. Hasilnya memang banyak kasus Covid-19 yang tersembunyi di pesantren. Pihaknya akan melakukan screening dan testing massal di sejumlah pesantren. “Screening ke ponpes di Bantul kita sesuaikan kesediaan ponpes,” ujar dia.
Sementara itu dari hasil testing di Pesantren Piyungan sampai saat ini, kata dia, belum kelar hasilnya. Sekedar diketahui Dinas Kesehatan melakukan testing di Islamic Centre Bin Baz Piyungan dan diketahui ada 83 santri yang reaktif. Dari jumlah tersebut yang diketahui positf baru dua orang. Adapun di Pesantren Al-Imdad masih dalam proses screening. Diketahui di Al-Imdad ada 15 santri yang positif yang terdiri dari 12 santri Al-Imdad Pajangan dan tiga santri Al-Imdad Pandak.
Baca juga: CEK FAKTA: Benarkah Jenazah Pasien Covid-19 RSUD Moewardi Solo Tertukar?
Sri Wahyu mengatakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sudah memerintahkan seluruh pondok pesantren di Bantul untuk menghentikan pemanggilan santri dari luar daerah. Pesantren yang didapati santrinya positif Covid-19 juga diminta untuk melakukan pembatasan aktivitas sossial bagi bagi penghuni dalam ponpes maupun luar ponpes agar tidak keluar masuk dalam area pesantren.
Sejauh ini diakui Sri Wahyu pesantren sudah melakukan isolasi bagi santrinya yang dinyatakan positif Covid-19. Isolasi dilakukan di Selter yang disediakan Pemkab Bantul maupun di tempat yang sudah disediakan pesantren bagi yang jauh dari selter Pemkab. “Ada dukungan dari Pemkab [soal kebutuhan harian] meski isolasi di ponpes,” kata Sri Wahyu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 46 persen perpustakaan kalurahan di Bantul dinyatakan tidak aktif. Bupati Halim instruksikan lima langkah strategis penguatan literasi desa.
12 dampak kesehatan konsumsi santan berlebihan, mulai dari kolesterol hingga obesitas, serta cara aman menikmatinya.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza usai gagal juara Super League 2025/2026 dan mulai cari pelatih baru.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
FIFA resmi tetapkan 48 basecamp Piala Dunia 2026 di AS, Kanada, dan Meksiko yang membawa dampak ekonomi besar bagi kota nonstadion.