Profil Perry Warjiyo, Arsitek QRIS yang Mundur dari BI
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI
Ilustrasi program padat karya/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul mengandalkan program pembangunan infrastruktur padat karya pada APBD 2021. Program ini dinilai efektif menangani warga yang terdampak Covid-19 sekaligus menghidupkan perekonomian warga.
Sekretaris Disnakertrans Bantul Istirul Widilastuti mengatakan pada pengajuan dan pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) APBD 2021, jawatannya mengajukan Rp23 miliar untuk belanja.
BACA JUGA: Alhamdulillah, 50% Warga Ponpes yang Positif Covid-19 di Bantul Sudah Sembuh
Dari jumlah tersebut, program padat karya mendapatkan porsi lebih besar dibandingkan program lainnya. “Di samping mampu mengatasi dampak dari pandemi Covid-19, program ini juga mampu menghidupkan perekonomian warga sekitar,” katanya, Kamis (19/11/2020).
Pada 2020, Disnakertrans Bantul menganggarkan Rp14 miliar untuk 142 paket yang dibiayai APBD Bantul 2020. “Tapi kan ini masih pembahasan. Bisa naik bisa turun. Tapi kami acuannya tahun ini, jadi kami ajukan seperti tahun ini,” terang Istirul.
Istirul mengatakan, selain program padat karya, di 2021, Pemkab Bantul juga merencanakan sejumlah program pelatihan. Salah satunya adalah pelatihan yang melibatkan lembaga dan balai latihan kerja.
“Karena kemarin banyak masukan dari teman-teman. Ini kami tampung untuk diajukan di 2021. Tentunya nanti disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” paparnya.
BACA JUGA: Kasus Naik, DBD Masih Patut Diwaspadai
Program padat karya 2020 saat ini sudah mulai berjalan. Sebagian besar paket padat karya tersebut adalah pengerjaan jalan corblok, talut, dan jembatan lingkungan.
“Sesuai jadwal program selesai pada 10 Desember mendatang. Selain dibiayai APBD Bantul, ada padat karya yang menggunakan APBD DIY, yakni 29 paket melalui bantuan keuangan khusus [BKK],” papar Istirul.
Anggota Komisi D DPRD Bantul Paidi mengatakan pembahasan RKA APBD 2021 sedang dibahas. Dewan belum bisa memastikan, apakah program padat karya yang diajukan oleh Disnakertrans Bantul akan langsung disetujui.
“Anggarannya akan mengacu pada kemampuan keuangan daerah. Apalagi saat ini fokus dari APBD masih kepada penanganan Covid-19,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Selasa 28 Juli 2026 didominasi berawan dan cerah berawan. Suhu udara berkisar 19-31 derajat Celsius di lima kabupaten/kota.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Pemkab Kulonprogo menargetkan pengadaan tanah kas pengganti Kalurahan Palihan rampung Oktober 2026 setelah tim dibentuk dan audit selesai.
Hari Jadi ke-222 Klaten diperingati 28 Juli. Bupati terdahulu menyampaikan doa dan harapan agar Klaten semakin maju dan sejahtera.
Pemkab Gunungkidul menyusun Perbup Insentif dan Disinsentif Kendali Ruang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan.