Tempat Karantina OTG di Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang Sleman Sudah Penuh

Ilustrasi. - Freepik
20 November 2020 18:37 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Fasilitas karantina untuk pasien Covid-19 orang tanpa gejala (OTG) di Sleman telah penuh.

Terkait beredarnya surat Dinas Kesehatan Sleman yang menyatakan Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang penuh, Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Kepala Dinkes Slemn Joko Hastaryo, mengakui kedua fasilitas Kesehatan darurat itu memang telah penuh.

“Saat ini Asrama Haji sudah terisi 95%, tinggal tiga kamar, itu pun ada yang rusak air dan lampunya. kondisi Rusunawa gemawang juga tinggal satu kamar. Padahal nggak tahu penambahan [kasus positif] harian nanti seperti apa,” ujarnya kepada wartawan melalui Zoom, Jumat (20/11/2020).

Saat ini, kasus aktif di Sleman sebanyak 340 kasus, dengan 65 kasus dirawat di rumah sakit rujukan dan sisanya di Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang. Meski diperbolehkan merawat kasus tanpa gejala dan bergejala ringan di rumah, pihaknya menjadikannya opsi terakhir.

Sebab itu, pihaknya telah menyediakan tiga skenario untuk menanggulangi penuhnya fasilitas Kesehatan darurat. Pertama, pasien langsung dirujuk ke rumah sakit. Kedua, menyiapkan shelter tambahan di daerah Kalasan. Ketiga, jika Pemda DIY ada rencana mendukung penyediaan shelter, diminta untuk disegerakan.

Skenario pertama telah dilakukan hari ini. Rumah Sakit telah disurati untuk meyakinkan jika pasien covid-19 telah terbiayai. Menurutnya, selama ini rumah sakit tidak menerima pasien covid-19 yang tidak bergejala karena tidak bisa diklaimkan pembiayaannya.