Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY memperpanjang status Tanggap Darurat Covid-19 hingga sebulan ke depan karena kasus infeksi virus Corona belum juga berhenti. DIY sudah tujuh kali memperpanjang tanggap darurat sejak Maret lalu.
Perpanjangan status ini ditetapkan dalam Keputusan Gubernur DIY No. 358/KEP/2020 tentang Penetapan Perpanjangan Ketujuh Status Tanggap Darurat Covid-19.
BACA JUGA: Pria yang Bersila di Jalan Madiun dan Ditabrak Truk hingga Meninggal Ternyata Siswa SMK
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, mengatakan perpanjangan ini mempertimbangkan kasus Covid-19 di DIY yang masih fluktuatif dan cenderung naik. “Karena fluktuatif, kami enggak tahu kapan selesainya. Selama fluktuatif dan naik seperti ini kami pasti perpanjang,” ujar dia, Senin (30/11/2020),
Sementara, rencana pembelajaran sekolah tatap muka yang diwacanakan pada semester genap mulai Januari mendatang akan benar-benar dipertimbangkan. “Lihat perkembangannya dulu. Kalau masih seperti ini, anak-anak kita jangan [belajar tatap muka],” ujar dia.
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 41 penambahan kasus positif pada Senin ini. Sleman mendominasi penambahan sebanyak 29 kasus. Sementara 65 pasien dinyatakan sembuh dan tidak ada pasien meninggal dunia.
BACA JUGA: Bawaslu Bantul Setop Penyelidikan Video Bagi-Bagi Uang, Ini Penyebabnya
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja 5 kasus, Bantul 5 kasus, Gunungkidul 2 kasus, dan Sleman 29 kasus. “Ini dari pemeriksaan pada 716 sampel dari 715 orang,” ujarnya.
Dilihat dari riwayatnya, penambahan terdiri dari tracing kasus positif 21 kasus, periksa mandiri 11 kasus dan belum ada keterangan 9 kasus. Adapun pasien sembuh berdasarkan domisilinya meliputi Kota Jogja 17 kasus, Bantul 20 kasus, Kulonprogo 17 kasus dan Sleman 11 kasus.
Sejauh ini, total kasus positif DIY menjadi sebanyak 5.963, dengan 1.420 kasus aktif, 4.398 pasoen sembuh dan 145 pasien meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.