PPATK: Indikasi Pencucian Uang di Asuransi Meningkat Tajam
PPATK mencatat LTKM sektor asuransi naik 89,13% pada semester I/2026. Pengamat menilai pengawasan yang semakin efektif menjadi salah satu penyebabnya.
Masyarakat Bela Keutuhan NKRI Yogyakarta (Masbehi) menggelar aksi budaya di kawasan Titik Nol KMilometer Kota Jogja, pada Senin (30/11/2020). /Harian Jogja-Sirojul Khafid.
Harianjogja.com, JOGJA--Massa yang tergabung dalam Masyarakat Bela Keutuhan NKRI Yogyakarta (Masbehi) menggelar aksi budaya di kawasan Titik Nol Kilometer Kota Jogja pada Senin (30/11/2020). Aksi dengan peserta sekitar 100 orang ini berasal dari berbagai elemen seperti kelompok budayawan, Rampak Sarinah, BNP, Tentara Langit, Komunitas Emak-Emak Galak, PKL Malioboro, serta mahasiswa Papua. Kegiatan gelar budaya ini bermula dari keprihatinan massa akan keutuhan NKRI.
BACA JUGA : Puluhan Orang Gelar Demonstrasi di Titik Nol Kilometer
Koordinator Aksi Muhammad Alvin Khoiru menyatakan saat ini ada beberapa kelompok yang ingin memecah belah bangsa. "Contohnya dari beberapa kejadian yang ada di Indonesia bagian Timur. Mereka melakukan kegiatan separatis untuk keluar dari NKRI," kata Alvin.
Aksi bermula pukul 10.00 WIB. Massa berjalan dari parkir selatan Pasar Beringharjo menuju Titik Nol Kilometer. Setelah sampai di kawasan Titik Nol Kilometer, tepatnya di trotoar depan Istana Negara Indonesia Yogyakarta, massa aksi melakukan pembukaan acara, doa, flashmob, orasi, dan pernyataan sikap.
Dalam pernyataan sikapnya, Masbehi menekankan bahwa bangsa Indonesia harus berpegang teguh pada pancasila, bersatu untuk melawan berbagai tantangan bangsa, serta menyudahi politik identitas. Mereka juga menolak segala bentuk sparatisme, radikalisme, terorisme, dan anarkhisme. Masbehi mendorong dan mendukung pihak Polisi dan TNi dalam menindak tegas segala praktik yang hendak memecah belah NKRI.
BACA JUGA : Duh, Unjuk Rasa Mahasiswa di Titik Nol Abaikan Physical
Seluruh rangkaian aksi berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dengan gelaran tari tradisional Rampak Gedruk dan bernyanyi lagu Bagimu Negeri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PPATK mencatat LTKM sektor asuransi naik 89,13% pada semester I/2026. Pengamat menilai pengawasan yang semakin efektif menjadi salah satu penyebabnya.
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Presiden Abelardo de la Espriella memimpin langsung penanganan bencana.
Stafsus Menhan Lenis Kogoya meminta TPNPB menghentikan kekerasan terhadap warga sipil Papua serta tidak mengganggu peringatan HUT ke-81 RI.
film berdurasi 1 jam 38 menit tersebut memberikan gambaran visual mengenai dampak penyalahgunaan narkoba sekaligus upaya pencegahannya.
Enam tangki air bersih disalurkan Gerindra untuk warga Karangtengah, Imogiri, Bantul, yang kembali menghadapi krisis air saat musim kemarau.
Pembangunan gedung baru DPRD DIY di Jalan Kenari mencapai 84,832% dan lebih cepat dari target. Proyek ditargetkan rampung 6 Desember 2026.