Pemkab Bantul Klaim Pilkada Sehat dan Tingkat Partisipasi Tinggi

Warga mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS). - Bisnis/Rachman
09 Desember 2020 14:27 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Pemkab Bantul mengklaim pelaksanaan Pilkada 2020, 9 Desember 2020 berjalan tertib, aman dan sehat. Selain itu, tingkat partisipasi dari warga memilih pada Pilkada kali ini dinilai cukup tinggi.

Sekretaris Daerah Helmi Jamharis mengatakan, pihaknya telah menggelar monitoring ke delapan tempat pemungutan suara (TPS) berbeda. Dari hasil monitoring tersebut, didapatkan jika protokol kesehatan telah dilakukan secara maksimal.

Hal ini ditunjukkan dengan adanya pemasangan wastafel, penggunaan alat pengecekan suhu, penggunana masker dan hand sanitizer.

Baca juga: 6 Anggota FPI Ditembak Mati Polisi, Mantan Waka BIN: Ada Misi Khusus Atau Kecerobohan Petugas

“Di samping itu, pengaturan jarak antarpemilih juga telah dilakukan. Maka bisa dipastikan Pilkada kali ini berjalan tertib, aman dan sehat,” katanya, Rabu (9/12/2020).

Lebih lanjut Helmi mengungkapkan, selain menilai pelaksanaan Pilkada sehat, pihaknya juga menilai, tingkat partisipasi pemilih cukup tinggi.

“Sebab, sampai pukul 10.30 WIB, sudah diatas 60 persen. Degan sisa waktu yang ada, kami yakin bisa mencapai target 82 persen,” papae Helmi.

Sementara terkait dengan hasil pada Pilkada, Helmi meminta kepada warga untuk tetap tenang dan tidak meluapkan euforia kemenangan yang berlebihan. Sebab, siapa pun pemenang dalam Pilkada kali ini, kemenangan sesungguhnya adalah milik warga Bantul.

Baca juga: Jangan Lupa Membawa Perlengkapan Ini Saat Mencoblos ke TPS Pilkada 2020

“Untuk itu, kami harapkan tidak ada euforia berlebihan bagi yang menang,” ucap Helmi.