Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tuags Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 218 penambahan kasus positif pada Rabu (16/12/2020). Sleman mendominasi penambahan ini sebanyak 99 kasus. Sementara 70 kasus dinyatakan sembuh dan tiga kasus dilapoirkan meninggal.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja 36 kasus, Bantul 65 kasus, Kulonprogo 6 kasus, Gunungkidul 12 kasus dan Sleman 99 kasus.
Dilihat dari riwayatnya, penambahan kasus terdiri dari tracing kasus positif 134 kasus, periksa mandiri 43 kasus dan belum ada keterangan 43 kasus. “Berdasarkan pemeriksaan pada 1.613 sampel dari 1.434 orang,” ujarnya.
Tiga kasus dilaporkan meninggal yakni Kasus 6.043, perempuan 53 tahun, Bantul; Kasus 8.281, laki-laki 54 tahun, Kota Jogja; dan Kasus 8.282, perempuan 60 tahun, Kota Jogja. Adapun kasus sembuh berdasarkan domisilinya meliputi Kota Jogja 19 kasus, Bantul 25 kasus, Kulonprogo 6 kasus, Gunungkidul 4 kasus dan Sleman 16 kasus.
Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 8.636 kasus, dengan rincian 2.616 kasus aktif, 5.845 kasus sembuh dan 175 kasus meninggal. Sementara penggunaan bed di rumah sakit rujukan untuk kritikal sebanyak 46 bed, sisa 18 bed. Untuk non kritikal digunakan 429 bed, sisa 137 bed.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Penembakan terjadi di dekat Gedung Putih, AS. FBI dan Dinas Rahasia menangani insiden yang melukai dua orang.
BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Ketua BPD Hipmi Jatim Ahmad Salim Assegaf membantah narasi mayoritas BPD Hipmi menolak pelaksanaan Munas XVIII Hipmi di Lampung.
Selain mempermudah mobilitas, kehadiran bus KSPN juga diarahkan untuk mendorong penggunaan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan di kawasan pariwisata