Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji. /Ist-Dok Humas Pemda DIY
Harianjogja.com, JOGJA--Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan dalam rapat koordinasi menghadapi Natal dan Tahun Baru melalui video conference pada Kamis (17/12/2020), Pemerintah Pusat menginstruksikan sejumlah daerah di Jawa termasuk DIY untuk memperketat protokol kesehatan dalam kurun waktu 18 Desember hingga 8 Januari 2021.
“Melarang kegiatan berpotensi kumpulkan orang seperti hajatan atau acara keagamaan. Acara keagamaan di gereja boleh tapi protokol kesehatan harus dikuati, kalau kegiatan sosial agar ditunda dulu. Pemda untuk tetapkan pembatasan sosial implementasi jam orperasi tempat makan, mol, sampai jam 20.00 malam,” katanya, Kamis (17/12/2020).
Kemudian bagi pengunjung yang hendak ke DIY diwajibkan menggunakan bukti hasil rapid tes antigen, bukan antibody seperti yang selama ini digunakan. Hasil rapid antigen ini maksimal merupakan hasil tes tiga hari sebelum kedatangan di DIY.
Pada prinsipnya, hasil rapid antigen berlaku untuk semua pengunjung dengan segala moda transportasi. Untuk perjalanan darat non kereta, pengecekan hasil rapid antigen dilakukan di tempat tujuan semisal hotel, destinasi wisata atau keluarga penerima.
BACA JUGA: 140 Personel Dikerahkan untuk Bubarkan Kerumunan di Bantul
Meski demikian, ia mengatakan pengetatan protokol kesehatan ini masih bisa dimodifikasi di tingkat provinsi, menyesuaikan dengan kondisi di daerah masing-masing. “Belum menjadi kebijakan daerah. Nanti kami akan telaah untuk bisa bersama kabupaten-kota, kondisi DIY seperti apa,” katanya.
Ia mencontohkan semisal tentang jam operasional, jika kondisi memungkinkan, jam operasional bukan sampai 20.00 tapi 21.00 WIB. Untuk rapid antigen pihaknya akan melihat ketersediaan fasilitas kesehatan yang bisa melakukan uji. “Kalau mencukupi ya kami terapkan, intinya ini kebijakan yang bagus karena punya akurasi lebih baik dibanding antibody,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.