Wasit Persija vs Persib: Yudai Yamamoto Pimpin El Clasico Indonesia
Yudai Yamamoto ditunjuk memimpin Persija vs Persib di SUGBK. Simak profil, pengalaman, dan rekam jejak wasit asal Jepang ini.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Sebanyak 140 personel gabungan dari Polres, Kodim dan Satpol PP Bantul dipastikan diturunkan selama pelaksanaan libur Natal, pemilihan kepala desa (pilkades) serentak dan tahun baru 2021.
Mereka akan bertugas memantau penerapan protokol kesehatan dan tidak segan membubarkan kerumunan. “Sesuai dengan peraturan gubernur No. 77 tahun 2020 tentang pencegahan dan pendisiplinan warga, maka jika ada kerumunan akan kami bubarkan,” kata Kepala Satpol PP Bantul Yulius Suharta, Kamis (17/12).
BACA JUGA : Libur Akhir Tahun, Pasukan Gabungan Siap Bubarkan
Selain memastikan membubarkan kerumunan, Yulius memastikan pihaknya sudah melakukan antisipasi terkait dengan kemungkinan adanya perayaan tahun baru di beberapa titik.
Meski dari Pemda DIY telah melarang adanya perayaan tahun baru, namun bisa saja, ada sebagian warga nekat merayakan pergantian tahun.
Adapun beberapa titik yang mungkin tetap digunakan sebagai lokasi perayaan pergantian tahun tersebut di antaranya, Paseban, Taman Gabusan, dan Jalur Jalan Lingkar Selatan.
BACA JUGA : Nekat Bikin Kerumunan di Malam Tahun Baru, Siap-siap
“Nanti kami akan turun dan memastikan penerapan protokol kesehatan di sana. Jika ada kerumunan akan kami bubarkan,” papar Yulius.
Wakil Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan pihaknya tidak mungkin menolak wisatawan luar kota yang datang ke Bumi Projotamansari.
Di samping itu, penerapan kewajiban menunjukkan hasil uji swab negatif oleh wisatawan juga tidak mungkin dilakukan. Sebagai gantinya, pengawasan dan pemantauan wisatawan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan menjadi hal yang wajib untuk dimaksimalkan.
“Jika harus menunjukkan hasil uji swab ataupun rapid tes akan berdampak bagi sektor ekonomi juga sangat berat. Kalau kita menerapkan wisatawan menunjukkan hasil swab atau rapid tes ya, nanti dulu," paparnya.
BACA JUGA : Satpol PP Bubarkan Kerumunan Massa di JJLS
Begitu juga terkait dengan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan, Halim menilai belum dilakukan. Sebaliknya, sanksi sosial justru bisa dilakukan kepada pelanggar protokol kesehatan.
“Sanksi sosial masih bisa dilakukan. Kami mau operasi yustisi prokes juga butuh banyak personel,” lanjut Halim.
Oleh karena itu, Halim berharap agar wisatawan yang berkunjung di sejumlah objek di Bantul benar-benar menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
“Jika semua wisatawan sadar menerapkan prokes secara ketat, ini akan meminimalisasi penularan dan tertular Covid-19,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Yudai Yamamoto ditunjuk memimpin Persija vs Persib di SUGBK. Simak profil, pengalaman, dan rekam jejak wasit asal Jepang ini.
Polda Jateng melacak 88 anak dengan kelainan kaki bawaan CTEV untuk memastikan mendapat penanganan medis sesuai kebutuhannya.
Mengenal PM10 dan PM2.5 dalam abu vulkanik serta dampaknya bagi kesehatan pernapasan dan cara mengurangi risiko paparannya.
New York melarang AI generatif bagi siswa kelas 2-K hingga kelas 8. Ini dampak penggunaan AI terhadap kognitif dan sosial anak.
Pertamina Patra Niaga meminta masyarakat mengawasi penyaluran Pertalite dan biosolar di tengah gangguan distribusi BBM akibat sungai surut.
Arya Saloka mengungkap pengalaman menjadi cowboy dan belajar berkuda di film Empat Musim Pertiwi yang tayang 8 Oktober 2026.