Pentolan Geng Klithih SUD WAT All Base Ditangkap & Anak Buahnya Dilepas, Ini Alasannya

Ilustrasi senjata tajam. - JIBI
27 Desember 2020 14:47 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Polres Kulonprogo meringkus seorang pemuda bernama Yulian Pratikno, 27, yang diduga menjadi pentolan geng klithih SUD WAT All Base di Kulonprogo. Meski demikian polisi melepas belasan lainnya karena tidak memiliki cukup bukti membawa senjata tajam.

Penangkapan bermula dari tersebarnya sebuah video yang menunjukkan aksi ugal-ugalan di jalanan yang dipimpin oleh Yulian Pratikno warga Depok, Panjatan, Kulonprogo bersama gengnya pada Kamis (24/12/2020) lalu.

BACA JUGA : Viral, Geng Remaja Kulonprogo Acungkan Celurit & Seret Gir

Dalam video berdurasi 23 detik itu memperlihatkan beberapa pengendara sepeda motor mengacung-acungkan celurit, botol, dan menyeret gir sampai menimbulkan percikan api. Video yang diduga diambil di sebuah jembatan penghubung antara Kulonprogo-Bantul, itu sempat viral dan menjadi perbincangan warganet.

"Dari jejak digital tersebut [video] kami telah mengamankan salah satu pelaku yaitu YP, penangkapan ini dilandasi karena dia membawa senjata tajam jenis celurit, yang juga terlihat dari rekaman video itu," kata Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jefri kepada wartawan Minggu (27/12/2020).

Jefri mengatakan setelah video itu viral, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan diperoleh informasi terkait identitas pengendara berdasarkan plat nomor yang terlihat di dalam video. Selanjutnya dilakukan pelacakan pemilik kendaraan untuk mengetahui siapa pemakai sepeda motor tersebut.

BACA JUGA : Geng Remaja Beraksi Brutal di Sleman, Bacok dan Lindas

Hasil penyelidikan diketahui geng itu bernama SUD WAT All Base. Adapun remaja yang terlibat dalam video itu berjumlah 12 orang yang seluruhnya merupakan warga Kulonprogo.

"Kami sudah mendata para pelaku dalam video termasuk sepeda motor mereka. Terhadap mereka [anak buah geng] tidak ditangkap [Kecuali Yulian Pratikno], hanya kami bina karena tidak terbukti membawa sajam," ujar Jefri.

Jefri menjelaskan untuk pelaku tersebut yang kedapatan membawa celurit telah digelandang ke Polres Kulonprogo dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.