13 Ribu Pelajar Magetan Alami Gangguan Mata, Gadget Jadi Sorotan
Dinkes Magetan mencatat 13.000 pelajar alami gangguan mata dari 57.000 skrining 2025, sebagian besar akibat visus dan penggunaan gadget.
Proses perbaikan tanggul Selokan Mataram di Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Magelang, Senin (28/12/2020)/Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—Aliran air Selokan Mataram ditutup sementara menyusul rusaknya tanggul di Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Magelang, Rabu (9/12/2020). Untungnya, kondisi itu tak terlalu berpengaruh terhadap sektor pertanian di Sleman.
“Untuk bidang tanaman pangan karena ada hujan dan petani baru buat pembibitan, tidak terlalu berpengaruh. Mungkin kolam perikanan yang berpengaruh,” ujar Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan [DP3] Sleman, Siti Rochayah Dwi Mulyani saat dikonfirmasi Harian Jogja, Senin (28/12/2020).
Menurut perempuan yang akrab disapa Siti, penutupan sudah berlangsung selama sepekan. Kendati kerusakannya ada di Magelang, penerima manfaat justru lebih banyak ada di Sleman. “Karena Sleman sebagai pengguna, maka kami langsung mengecek kerusakan ke lapangan,” katanya. Berdasarkan hasil peninjauan, perbaikan tanggul hampir selesai. Kerusakan tanggul dipicu gorong-gorong yang ada di bawah Selokan Mataram rusak. Akibatnya, tanah pada tanggul tergerus air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Magetan mencatat 13.000 pelajar alami gangguan mata dari 57.000 skrining 2025, sebagian besar akibat visus dan penggunaan gadget.
Nilai SPMB SMA Jogja 2026 jalur domisili wilayah. SMAN 3 Yogyakarta mencatat nilai tertinggi 393,74, disusul SMAN 8 dan SMAN 1.
Petar Sucic mencetak gol spektakuler yang membawa Kroasia unggul 1-0 atas Ghana. Inggris masih bermain imbang tanpa gol melawan Panama di Grup L Piala Dunia 202
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.