Bos Summarecon Diduga Beri Rp1,5 Miliar untuk Urus SHGB
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Proses perbaikan tanggul Selokan Mataram di Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Magelang, Senin (28/12/2020)/Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—Aliran air Selokan Mataram ditutup sementara menyusul rusaknya tanggul di Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Magelang, Rabu (9/12/2020). Untungnya, kondisi itu tak terlalu berpengaruh terhadap sektor pertanian di Sleman.
“Untuk bidang tanaman pangan karena ada hujan dan petani baru buat pembibitan, tidak terlalu berpengaruh. Mungkin kolam perikanan yang berpengaruh,” ujar Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan [DP3] Sleman, Siti Rochayah Dwi Mulyani saat dikonfirmasi Harian Jogja, Senin (28/12/2020).
Menurut perempuan yang akrab disapa Siti, penutupan sudah berlangsung selama sepekan. Kendati kerusakannya ada di Magelang, penerima manfaat justru lebih banyak ada di Sleman. “Karena Sleman sebagai pengguna, maka kami langsung mengecek kerusakan ke lapangan,” katanya. Berdasarkan hasil peninjauan, perbaikan tanggul hampir selesai. Kerusakan tanggul dipicu gorong-gorong yang ada di bawah Selokan Mataram rusak. Akibatnya, tanah pada tanggul tergerus air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Mete Kaligayam, Semin, Gunungkidul, pernah diekspor ke Kanada pada 2016. Kini pemasarannya menjangkau sejumlah wilayah di Indonesia.
Banjir bandang menerjang Arosuka, Solok. Empat warga luka, 32 jiwa mengungsi, serta 11 kantor dan 28 kendaraan terdampak.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Harga pangan 22 September 2026 relatif stabil. Beras dan minyak goreng tetap, sedangkan seluruh jenis cabai kembali mengalami kenaikan.
Jejak erupsi masa lalu membantu memahami pola aktivitas gunung api dan menjadi data pendukung mitigasi serta penyusunan peta KRB.