Sehari Dua Kasus, Bayi Ditemukan di Kereta dan Selokan Solo
Dua bayi ditemukan di Solo dalam sehari, satu selamat di kereta, satu meninggal di selokan. Polisi lakukan penyelidikan.
Proses perbaikan tanggul Selokan Mataram di Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Magelang, Senin (28/12/2020)/Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—Aliran air Selokan Mataram ditutup sementara menyusul rusaknya tanggul di Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Magelang, Rabu (9/12/2020). Untungnya, kondisi itu tak terlalu berpengaruh terhadap sektor pertanian di Sleman.
“Untuk bidang tanaman pangan karena ada hujan dan petani baru buat pembibitan, tidak terlalu berpengaruh. Mungkin kolam perikanan yang berpengaruh,” ujar Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan [DP3] Sleman, Siti Rochayah Dwi Mulyani saat dikonfirmasi Harian Jogja, Senin (28/12/2020).
Menurut perempuan yang akrab disapa Siti, penutupan sudah berlangsung selama sepekan. Kendati kerusakannya ada di Magelang, penerima manfaat justru lebih banyak ada di Sleman. “Karena Sleman sebagai pengguna, maka kami langsung mengecek kerusakan ke lapangan,” katanya. Berdasarkan hasil peninjauan, perbaikan tanggul hampir selesai. Kerusakan tanggul dipicu gorong-gorong yang ada di bawah Selokan Mataram rusak. Akibatnya, tanah pada tanggul tergerus air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua bayi ditemukan di Solo dalam sehari, satu selamat di kereta, satu meninggal di selokan. Polisi lakukan penyelidikan.
Rumor iPhone lipat Apple 2026 disebut tertunda akibat masalah engsel. Caviar lebih dulu memperkenalkan iPhone Fold edisi mewah.
KAI Bandara mencatat 1,34 juta penumpang di DIY selama Semester I 2026. Penumpang KA Bandara YIA Reguler naik 5,05 persen.
Pemilik McLaren yang terbelah di Sukoharjo, YouTuber Andra, mengklarifikasi penyebab kecelakaan dan membantah mengemudi dalam kondisi mabuk.
Sebanyak 1.000 siswa SD dan SMP di Sleman mengenakan busana adat Jawa untuk menyambut Presiden Prabowo Subianto dan PM India Narendra Modi.
Disdikpora Jogja menegaskan SD dan SMP negeri dilarang menarik pungutan dan menjual seragam, termasuk lewat koperasi sekolah.