Dishub Bakal Cek KTP Pengunjung yang Nekat Terobos Pantai Parangtritis

Wisatawan sedang menikmati bermain pasir di Pantai Parangtritis. - Harian Jogja/Jumali
30 Desember 2020 13:17 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi melonjaknya pengunjung ke Pantai Parangtritis saat malam pergantian tahun.

Hal itu dilakukan lantaran ada potensi lonjakan pengunjung ke Pantai Parangtritis karena sejumlah tempat di Kota Jogja ditutup pada saat malam pergantian tahun.

“Keputusan Pantai ditutup atau tidak baru akan diputuskan siang ini, melalui rapat koordinasi antara Dinas Pariwisata dan sejumlah pihak. Tapi kami sudah lakukan antisipasi, jika nanti jadi ditutup dan tidak ditutup,” kata Kepala Dishub Bantul Aris Suharyanta, Rabu (30/12/2020).

Rekayasa yang dimaksud Aris adalah dengan menyiapkan sejumlah langkah. Dishub Bantul telah menyiapkan empat rambu di empat titik berbeda dan berisi imbauan sera pemberitahuan jika Pantai Parangtriris ditutup. Rambu ini bahkan sudah ada di kantor Dishub Bantul dan tinggal dipasang.

Baca juga: Pentingnya Pendidikan Remaja untuk Keluarga Sejahtera

“Begitu keputusan penutupan keluar, kami langsung pasang di empat titik berbeda. Selain simpang Pundong, ada di Ngangkruksari, dan di selatan jembatan Kretek,” lanjutnya.

Selain itu, antisipasi lainnya juga telah disiapkan oleh Dishub terkait dengan kemungkinan pengunjung yang tetap nekat ke Pantai Parangtritis. Khusus untuk warga sekitar Pantai Parangtritis dan Panggang, maka Dishub akan memperbolehkan melintas. Tapi, tidak untuk pengunjung yang hendak merayakan malam pergantian tahun.

“Nanti kami cek KTP mereka. Jika warga Panggang, karena Jalan Parangtritis ada arah ke Panggang, maka kami perbolehkan melintas. Tapi jika KTP bukan warga sekitar, kami minta putar balik,” ungkap Aris.

Di sisi lain, jika rapat koordinasi soal penutupan Pantai Parangtritis membolehkan pantai itu dibuka saat malam pergantian tahun, maka Dishub telah menyiapkan personel mengatur arus keluar masuk pengunjung.

“Kami ada 40 personel dan akan kami maksimalkan untuk menjaga sejumlah persimpangan. Jadi semua tergantung keputusan rapat nanti,” ucap Aris.

Baca juga: Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Masih Tinggi

Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul, Annihayah mengakui hari ini akan menggelar rapat evaluasi tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di kantor Satuan Polisi Pamong Praja untuk menentukan langkah-langkah penegakan protokol kesehatan di lapangan selama libur malam Tahun Baru 2021.

“Arahnya akan dilakukan pendisiplinan masyarakat agar tidak ada kerumunan di malam tahun Baru 2021,” kata Annihayah.