Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, BANTUL-Dinas Kesehatan Bantul telah mengusulkan sebanyak 6.326 tenaga kesehatan (Nakes) mendapat perioritas utama dalam proses imunisasi Covid-19 tahap pertama tahun ini.
Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Bantul, Abednego Dani Nugroho mengatakan jumlah 6.326 nakes yang diusulkan ke pusat untuk mendapat perioritas imunisasi Covid-19 tersebut adalah keseluruhan nakes yanga da di Bantul.
BACA JUGA: Abu Bakar Ba\'asyir Bakal Bebas Jumat Pekan Ini
Jumlah nakes tersebut nantinya akan diverifikasi kembali oleh Pemerintah Pusat apakah meneuhi syarat semua atau tidak. “Nanti saat akan divaksin akan dilakukan screening lagi,” kata Abednego, Senin (4/1/2021).
Screening dilakukan karena tidak semua nakes mendapatkan vaksin terutama bagi nakes yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid. Abednego belum mengetahu pasti kapan datangnya vaksin Covid-19 di Bantul berikut jumlah jatah vaksin. Namun untuk tahap pertama, dia memstikan akan dikhususkan bagi tenaga kesehatan.
“Tahap dua nanti [vaksin Covid-19] untuk pelayanan publik dan lanjut usia lebih dari 60 tahun,” ucap Abednego.
Sementara untuk layanan kesehatan, Abednego, sebelumnya menyatakan semua puskesmas di Bantul dan dua rumah sakit milik pemerintah siap melayani imunisasi Covid-19 ketika vaksin sudah tiba di Bantul. Dua rumah sakit tersebut adalah Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati Bantul dan Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara Hardjolukito.
Selain rumah sakit milik pemerintah dan puskesmas, Dinas Kesehatan juga akan mengusulkan rumah sakit swasta untuk dapat melayani imunisasi Covid-19. Namun rumah sakit swasta mana saja, Abednego belum bisa menyebutkannya karena masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari kepala dinas Kesehatan Bantul.
Yang pasti jumlah rumah sakit swasta di Bantul dakui Abednego ada sekitar 10 rumah sakit. Saat ini, sambil menunggu vaksin datang, pihaknya masih terus memantapkan pelatihan vaksinator di semua puskesmas dan rumah sakit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.
Sebanyak 1.738 SPPG disuspend untuk perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah perketat pengawasan dan buka kanal pengaduan.
Kejagung tegaskan auditor kerugian negara tidak hanya BPK. Simak isi surat edaran terbaru dan penjelasan lengkap terkait Putusan MK 2026.
Bank Jateng resmi meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart yang berlokasi di lingkungan Universitas Sebelas Maret