Kali Pesing Meluap, 6 Rumah di Wonolelo Pleret Terendam

Warga melintas di jalan yang terendam air akibat luapan kali Pesing di Dusun Depok, Desa Wonolelo, Kecamatan Pleret, Bantul, Kamis (7/1/2021). - Istimewa/ Dok. Kepala Desa Wonolelo
07 Januari 2021 17:37 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Hujan deras disertai angin yang menerjang Bantul pada Kamis (7/1/2021) siang menyebabkan longsor dan luapan sungai di beberapa titik, salah satunya luapan kali Pesing di Dusun Depok, Desa Wonolelo, Kecamatan Pleret.

Kepala Desa Wonolelo Akhmat Furqon mengatakan Kali Pesing meluap sekitar pukul 15.00 WIB dan merendam beberapa rumah di RT 02 Dusun Depok, “Ada enam rumah yang kemasukan air,” kata Furqon.

BACA JUGA: Gunungkidul Bersiap Batasi Aktivitas Masyarakat

Namun luapan sungai hanya berlangsung sekitar 15 menit setelah itu kembali surut. Menurut Furwon, tidak ada korban jiwa maupun material dalam kejadian luapan sungai tersebut. Namun, jalan dusun dan jalan desa penuh lumpur sehingga warga sekitar dibantu sukarelawan bekerja bakti membersihkan lumpur supaya tidak licin.

Subandi, salah satu warga Depok, mengatakan luapan Kali Pesing sering terjadi ketika hujan deras dan bisa sampai sebetis orang dewasa, tetapi tidak lama atau hanya terjadi sebentar. “Kalau hujan deras banjir tapi cepat surut,” kata dia.

Menurutnya, kali Pesing sebenarnya merupakan kali mati yang tidak ada airnya saat musim kemarau. Namun ketika musim hujan kerap banjir sampai meluap ke jalan dan rumah. Selain banjir, di dusunnya juga rawan longsor. Seperti yang terjadi di RT03 atau tepatnya rumah ayahnya Suryanto, 60.

BACA JUGA: Luncuran Awan Panas Merapi Kembali Terjadi

Tahun lalu rumah Suryanto sempat jebol terkena material longsor dari tebing di belakang rumah, dan hingga saat ini ayahnya tidak berani tidur di kamar setiap musim hujan. Longsor tahun lalu sudah dibersihkan, namun tetap rawan ketika hujan deras.

Manajer Pusat Pengendalian Operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Aka Luk Luk, mengatakan longsor juga terjadi di Dusun Ngablak RT02, Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan. Material longsor menimpa rumah dan melukai dua orang penghuni rumah.

Namun BPBD melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) masih melakukan pendataan terkait kejadian tersebut, “Dua orang terluka,” ucap Aka.