Advertisement

Kasus Covid-19 di Bantul Tembus 4.000 Lebih

Newswire
Minggu, 10 Januari 2021 - 23:17 WIB
Bhekti Suryani
Kasus Covid-19 di Bantul Tembus 4.000 Lebih Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL--Pasien terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Minggu (10/1/2021), melonjak menjadi 4.079 orang, setelah dalam 24 jam terakhir mengalami penambahan 123 kasus.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantul dalam keterangan resmi di Bantul, Minggu malam, menyebut tambahan 123 kasus baru itu terbanyak berasal dari Kecamatan Banguntapan 27 orang, Kecamatan Kasihan 18 orang, dan Kecamatan Jetis 17 orang, serta Kecamatan Pleret 17 orang.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Dari Kecamatan Bantul 14 orang, Pandak tujuh orang, Pundong lima orang, Bambanglipuro lima orang, Sanden empat orang, Kretek tiga orang, Sewon dua orang, Sedayu dua orang, sisanya dari Kecamatan Imogiri satu orang, dan Dlingo satu orang.

Meski demikian, ada penambahan pasien COVID-19 yang sembuh 35 orang, berasal dari Sewon delapan orang, Banguntapan enam orang, Srandakan empat orang, Bantul tiga orang, Jetis tiga orang, dan Pleret tiga orang, Pandak dua orang, sisanya dari Sanden, Pajangan, Imogiri, Dlingo, Kasihan, dan Sedayu, masing-masing satu orang.

Total angka kesembuhan pasien dari COVID-19 di Bantul hingga Minggu, berjumlah 3.115 orang.

Pasien konfirmasi COVID-19 yang meninggal bertambah empat orang, dari Kecamatan Pandak dan Pajangan, masing-masing dua orang, sehingga totalnya menjadi 113 orang.

Pasien COVID-19 aktif domisili Bantul yang masih menjalani isolasi dan perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan wilayah Bantul saat ini berjumlah 851 orang.

Sekretaris Daerah Bantul Helmi Jamharis mengatakan pemkab setempat telah menerbitkan Instruksi Bupati Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pembatasan Aktivitas Masyarakat yang harus dipatuhi semua warga Bantul yang berlaku sejak 11 sampai 25 Januari 2021.

Advertisement

Dalam kebijakan itu, di antaranya kegiatan yang dilaksanakan masyarakat berupa hajatan dan lain sebagainya ada batasan jumlah yang bisa dihadirkan yaitu maksimal 50 orang yang terdiri atas keluarga inti dan para tamu.

Dia mengatakan apabila dalam kegiatan hajatan tersebut terdapat tamu yang berasal dari luar daerah, maka yang bersangkutan harus sehat dan bebas dari COVID-19, dengan menyertakan hasil negatif atau nonreaktif dari tes cepat antigen atau antibodi.

"Di dalam penyelenggaraan itu, panitia juga harus minta rekomendasi dari gugus tugas di kecamatan dan juga memberitahukan kepada aparat kepolisian setempat," kata Helmi yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantul itu.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Stok Darah PMI DIY Awal Desember 2022

Stok Darah PMI DIY Awal Desember 2022

Jogjapolitan | 1 hour ago

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Mantan Presiden China, Jiang Zemin Meninggal Dunia Pagi Ini

News
| Kamis, 01 Desember 2022, 12:37 WIB

Advertisement

alt

Masangin Alkid, Tembus Dua Beringin Bakal Bernasib Mujur

Wisata
| Selasa, 29 November 2022, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement