Kasus Positif Covid-19 di Bantul Alami Tren Peningkatan, Ini Penyebabnya..

Ilustrasi. - Freepik
11 Januari 2021 07:17 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Kabupaten terus mengalami tren peningkatan kasus positif Covid-19. Meski demikian peningkatan itu diklaim bukan disebabkan karena libur natal dan tahun baru.

Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bantul, Sri Wahyu Joko Santosa menyatakan jika ada tren peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 di Bantul beberapa hari terakhir. Jika pada Jumat (8/1) ada penambahan 180 kasus positif, maka pada Sabtu (9/1) ada penambahan 95 kasus positif di Bantul.

Kendati demikian, Oki-panggilan akrab Sri Wahyu Joko Santosa menyatakan penambahan ini bukan disebabkan dari libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tingginya penambahan kata Oki disebabkan masifnya penularan COVID-19 yang ada di masyarakat.

BACA JUGA : Kasus Positif Covid-19 di DIY Bertambah 301, Bantul Terbanyak

"Jadi sekarang memang sangat susah untuk mengatakan klaster, karena penularannya memang sangat masif,” ungkap Oki.

Sedangkan pada Minggu (10/1/2021) pasien terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Bantul mengalami penambahan 123 kasus. Terbanyak berasal dari Kecamatan Banguntapan 27 orang, Kecamatan Kasihan 18 orang, dan Kecamatan Jetis 17 orang, serta Kecamatan Pleret 17 orang.

Dari Kecamatan Bantul 14 orang, Pandak tujuh orang, Pundong lima orang, Bambanglipuro lima orang, Sanden empat orang, Kretek tiga orang, Sewon dua orang, Sedayu dua orang, sisanya dari Kecamatan Imogiri satu orang, dan Dlingo satu orang.

BACA JUGA : DIY Tambah 216 Kasus Positif Covid-19, Terbanyak dari

Meski demikian, ada penambahan pasien COVID-19 yang sembuh 35 orang, berasal dari Sewon delapan orang, Banguntapan enam orang, Srandakan empat orang, Bantul tiga orang, Jetis tiga orang, dan Pleret tiga orang, Pandak dua orang, sisanya dari Sanden, Pajangan, Imogiri, Dlingo, Kasihan, dan Sedayu, masing-masing satu orang. Total angka kesembuhan pasien dari COVID-19 di Bantul hingga Minggu, berjumlah 3.115 orang.

Sumber : Antara