Bed untuk Pasien Covid-19 yang Kritis di Sleman Hampir Penuh

Foto ilustrasi. - Reuters
12 Januari 2021 19:37 WIB Newswire Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Kapasitas bed atau tempat tidur untuk pasien Cvid-19 semakin menipis menyusul terus bertambahnya kasus Covid-19.

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sleman hingga sekarang belum juga terkendali. Selasa (12/1/2021) kasus positif bertambah 54 kasus sehingga total menjadi 6.233 kasus. Hal ini menyebabkan tempat perawatan bagi pasien bergejala berat dan sedang hampir penuh. Data Pemkab Sleman, untuk bed critical sudah di atas 90% dan non critical 88%.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan dengan terus berambahnya kasus Covid-19, untuk bed critical dan non critical hampir penuh. Kapasitas bed critical sudah terpakai 97% dan non critical 88%.

BACA JUGA: Lonjakan Kasus, Pasien Covid-19 di Bantul Mengantre di IGD Tak Dapat Bed

“Bed critical tinggal tersisa dua bed di RS Sardjito. Untuk bed non critical terpakai 228 dari kapasitas 259, sisa 31 temat tidur (TT), termasuk 10 TT di RS Ghrasia yang khusus untuk ODGJ,” kata Joko, Selasa (12/1/2021).

Sekreatris Daerah (Sekda) Sleman, Harda Kiswaya mengatakan, dengan kondisi tersebut, sekarang sedang melakukan upaya penambahan bed baik critical maupun non critical. Termasuk menyiapkan rumah sakit bersalin Covid-19.

“Saat ini kami sedang menyusun nggaran untuk pengadaan tersebut. Mudah-mudahan dengan PTKM kasus Covid-19 di Sleman bisa terkendali,” ujarnya.

Artikel ini telah tayang di yogya.inews.id dengan judul "Waspada, Kasus Covid-19 di Sleman Terus Bertambah Bed Critical Hampir Penuh".

Sumber : iNews.id