Advertisement
Lonjakan Kasus, Pasien Covid-19 di Bantul Mengantre di IGD Tak Dapat Bed
Foto ilustrasi: Penanganan pasien virus Corona. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL--Kapasitas tempat tidur atau bed untuk pasien Covid-19 di RS PKU Bantul penuh. Akibatnya, otoritas rumah sakit sampai menutup layanan Instalasi Gawat Darurat [IGD] sementara waktu, lantaran tingginya lonjakan pasien.
Hal itu disampaikan oleh Manajer Humas dan Pemasaran RS PKU Muhammadiyah Bantul, Wahyu Priyono. Ia mengatakan, sejak Senin (11/1/2020) malam pasien-pasien mengantre untuk mendapatkan tempat tidur. “Kemarin pagi itu pasien tidak mendapatkan tempat tidur,” ujarnya, Selasa (12/1/2021).
Advertisement
Sebagai langkah antisipasi terjadinya penumpukan pasien, pihak rumah sakit pun menutup layanan IGD sementara waktu, mulai Senin (11/1/2021) malam sampai Selasa 14.00 WIB. Setelah ditutup, layanan IGD kembali dibuka karena, menurut perkiraan Wahyu tempat tidur sudah kembali tersedia.
Menurut pengamatan Wahyu, penumpukan itu terjadi seiring dengan datangnya pasien terduga memiliki gejala Covid-19 yang membutuhkan ruang isolasi. Belum lagi ditambah pasien penyakit lain yang jumlahnya juga tak kalah banyak.
BACA JUGA: Warung Lesehan & Angkringan di Jogja Ditemukan Melanggar Aturan Pembatasan, Begini Tindakan Aparat
“Untuk pasien-pasien umum ya juga penuh. Mungkin karena penuhnya karena rutinitas sebelum pandemi Covid – 19 itu juga sudah penuh. Lalu sekarang porsinya [kapasitas tempat tidur] harus dibagi dengan Covid-19 dan non Covid-19,” terangnya.
Pemakaian ruang IGD menjadi opsi karena rumah sakit tak sanggup menyediakan tempat tidur kepada semua pasien yang datang. Itupun kondisinya serba mendesak. “Pasien ditempatkan di IGD dengan tempat tidur yang seharusnya digunakan untuk kedaruratan,” ucap Wahyu.
Untuk melayani pasien terduga Covid – 19, kata Wahyu pihak manajemen sudah menyiapkan 30 % dari total 157 tempat tidur. Pihak manajemen juga terpaksa menggunakan empat dari delapan tempat tidur yang tersedia di ruang IGD. “Yang ekstra saja sudah penuh. Pada intinya kapasitasnya sudah mentok,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Polda Jateng Kawal Ketat 224 Destinasi Wisata Selama Libur Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik, 15.287 Kendaraan Keluar DIY Via Gerbang Tol Purwomartani
- Lebaran, Pengunjung Candi Prambanan Capai 18.500 Orang Sehari
- Simpan Ini! Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 24 Maret 2026
- Jadwal KRL Keberangkatan dari Palur & Solo Balapan, Selasa 24 Maret
- Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo 24 Maret 2026, Cek di Sini
Advertisement
Advertisement








