Pasutri Kembali Bertarung Jadi Lurah Dengok, Seperti 2018
Pasutri Suyanto dan Dwi Astutiningsih kembali bertarung menjadi Lurah Dengok, Playen, setelah duel serupa terjadi pada pemilihan 2018.
Bupati Gunungkidul Badingah/Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Badingah mendorong PT Widodo Makmur Unggas (WMU) terus berinvestasi dan mengembangkan usahanya di wilayah Gunungkidul. Hal ini dikarenakan peran perusahaan tersebut dalam menggerakkan roda perekonomian di Gunungkidul cukup nyata.
“Saya berharap PT WMU semakin mengembangkan sayapnya dengan diversifikasi usaha lainnya di Gunungkidul,” kata Badingah kepada Harianjogja.com, Selasa (12/1/2021).
Dia menjelaskan sektor usaha yang semakin akan dikenal secara luas oleh masyarakat. Dampak baiknya, mendorong sektor usaha lain untuk berkembang sehingga upaya mewujudkan kesejahteraan semakin dapat dicapai. “Dampak positifnya sangat diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan warga,” katanya.
Badingah mengatakan PT WMU sudah memberikan banyak hal dalam mendukung dan menggerakkan roda perekonomian di masyarakat. Salah satu buktinya bisa dilihat adanya penyerapan tenaga kerja di wilayah Semanu atau Gunungkidul secara luas. “Ini baru contoh kecil saja peran dari PT WMU,” katanya.
Menurut dia, ada komitmen dari perusahaan melalui program corporate social responsibility (CSR) untuk pemberdayaan masyarakat. Bantuan program sudah digulirkan baik berupa infrastruktur melalui pembangunan berbagai fasilitas umum hingga upaya meningkatkan kehidupan masyarakat melalui program gizi dan pemberdayaan lain.
Badingah menuturkan dengan adanya PT WMU, geliat usaha peternakan di Gunungkidul semakin bergairah. Diharapkan apa yang dilakukan dalam upaya menggerakkan roda perekonomian masyarakat dapat dicontoh oleh pengusaha lain di wilayah Bumi Handayani. “Kunci dalam akselerasi pertumbuhan ekonomi adalah investasi, maka saya juga berharap investasi terus bisa dikembangkan di wilayah Gunungkidul,” ungkapnya.
Terkait dengan melantainya PT WMU di bursa saham, Badingah memberikan selamat dan ikut bangga karena perusahaan yang berada di wilayah Gunungkidul sudah bisa go public. “Saya menyambut baik usaha ini. Semoga semua berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Penilaian positif terhadap PT WMU juga disuarakan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu (DPMPT) Gunungkidul, Irawan Jatmiko. Menurut dia, usaha yang digeluti perusahaan di bidang peternakan ayam berkembang baik. “Tentunya investasi yang ditanamkan di Gunungkidul juga memberikan dampak, salah satunya adanya penyerapann tenaga kerja lokal untuk menjalankan usaha yang digelutinya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasutri Suyanto dan Dwi Astutiningsih kembali bertarung menjadi Lurah Dengok, Playen, setelah duel serupa terjadi pada pemilihan 2018.
Pertamina menyiapkan investasi Rp19,8 triliun untuk Green Bio-Refinery Cilacap yang ditargetkan masuk EPC 2027 dan beroperasi 2029.
BGN mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima MBG dalam pemutakhiran data. Mayoritas merupakan sekolah swasta dan mandiri.
Royal Ambarrukmo Yogyakarta kembali menghadirkan Ambarrukmo Atisomya – Patehan, The Royal High Tea Ceremony, dalam rangkaian acara menuju ulang tahunnya ke-15
BMKG mengingatkan potensi hujan petir di Padang dan hujan di sejumlah wilayah barat Indonesia pada Jumat, termasuk prakiraan cuaca DIY.
Adu banteng terjadi di Ringroad Wonosari, Gunungkidul. Dua pemotor tewas di lokasi setelah sepeda motor mereka bertabrakan.