UNY Pakai 2 Bus Listrik VKTR, Mobilitas Kampus Makin Ramah Lingkungan
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggunakan dua bus listrik VKTR 8 meter untuk mendukung mobilitas kampus yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan.
Pedagang Pasar Wates menunjukkan cabai rawit merah yang kini harganya mencapai Rp80.000 per Kg, di Kompleks Pasar Wates, Kapanewon Wates, Kulonprogo, Jumat (8/1/2021). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, SLEMAN--Harga cabai rawit di pasaran saat ini sudah menembus Rp70.000 per kilogram. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman terus berupaya menstabilkan harga komoditas ini dengan sejumlah kebijakan.
Sekretaris Disperindag Sleman Haris Martapa mengatakan saat ini harga cabai mengalami kenaikan. Selain adanya pergantian musim, harga cabai naik akibat berkurangnya pasokan di pasaran karena masa panen baru dilakukan sekitar akhir Februari. "Nanti setelah masa panen nanti pasokan akan berangsur stabil," katanya, Rabu (13/1/2021).
BACA JUGA : Harga Cabai Rawit di Bantul Tembus Rp80.000
Haris mengatakan jika kenaikan harga cabai terjadi setelah masa libur akhir tahun lalu. Selama libur tahun baru kemarin harganya masih stabil. "Kenaikan harga cabai terjadi justru sepekan terakhir ini. Yang naik saat libur akhir tahun justru harga telur yang saat ini harganya sudah kembali normal,"katanya.
Untuk menjaga stabilitas harga cabai, instansinya juga berkomunikasi dengan pasar-pasar di daerah penyangga untuk dapat memasok cabai ke Sleman. Sampai saat ini, Disperindag belum berencana melakukan kegiatan operasi pasar. Dinas masih menunggu hasil dari koordinasi dengan sejumlah instansi dan beberapa kebijakan yang dilakukan.
"Kami berkomunikasi dengan pemasok di Jawa Tengah seperti Magelang agar stok bisa masuk ke Sleman. Terutama di enam pasar grosir baik Tempel, Gamping, Godean, Sleman, Pakem dan Prambanan," katanya.
BACA JUGA : Murah, Harga Cabai Merah Besar Sentuh Rp10.000 per Kg
Selain itu, Disperindag juga berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman agar pasokan cabai hasil lelang di lima titik pelelangan cabai sebagian bisa dipasarkan di Sleman. "Lelang cabai ini sudah rutin, hasilnya di bawa ke Jakarta. Kami minta sekian persen tetap masuk ke pasar Sleman," katanya.
Menurutnya, kebutuhan cabai rawit di Sleman sekitar 178.000 kg per bulan. Selama tahun lalu, stok cabai rawit surplus dan tidak mengalami lonjakan harga. "Harganya saat ini yang paling tinggi Rp80.000 per kg di Pasar Godean dan terendah Rp68.000 per kg di Pasar Gamping dengan rata-rata harga Rp72.100 perkg,"katanya.
Kepala DP3 Sleman Heru Suptono mengatakan tidak semua cabai yang dilelang di pasar lelang tidak dibawa ke Jakarta. Sebagian komoditas cabai yang dipanen pun dipasarkan di wilayah Sleman. Namun demikian, Heru belum bisa menjelaskan berapa jumlah cabai yang dipasarkan di Sleman.
"Sebagian cabai di pasar lelang tetap dipasarkan di Sleman. Ini juga dalam rangka menghindari kelangkaan barang di wilayah Sleman," katanya.
BACA JUGA : Harga Cabai di Sleman Sudah Tembus Rp70.000/Kg
Dia menjelaskan kenaikan harga cabai memang akibat tidak adanya stok barang karena masa panen masih belum dilakukan petani. "Artinya mereka pada saat di sentra produksi cabai sedang tidak ada barangnya. Itu dilakukan dengan mengatur saat musim tanam. Sehingga saat ini petani cabai sedang menikmati hasilnya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggunakan dua bus listrik VKTR 8 meter untuk mendukung mobilitas kampus yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan.
Isenmulang Kalteng FC dan Java United FC terkena sanksi pengurangan dua poin akibat perubahan home base setelah Club Licensing Cycle 2025/2026 ditutup.
Progres sejumlah proyek jalan kabupaten Sleman melampaui rencana. Jalan Turi-Gondoarum mencatat deviasi positif 55,96 poin persentase.
File penting terhapus di laptop? Simak cara mengembalikan file di Windows dan Mac menggunakan Undo, Recycle Bin atau Trash, hingga aplikasi pemulihan data.
Sebanyak 522 pelajar dari 71 sekolah di DIY dan Jawa Tengah menguji ketelitian mereka dalam Kontes Roket Air yang digelar Taman Pintar di Taman Budaya Embung Gi
PSIM Jogja ditahan Persita 1-1 pada laga HUT ke-97 klub. Van Gastel menyoroti passing dan gol mudah yang membuat Laskar Mataram gagal menang.