DPD REI DIY Ingin Berkontribusi dalam Pemulihan Ekonomi

Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI, Paulus Totok Lusida (kanan atas) membuka Musda DPD REI DIY ke-11, Sabtu (16/1/2021). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
16 Januari 2021 15:07 WIB Herlambang Jati Kusumo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Melalui Musyawarah Daerah Ke-11, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) DIY ingin berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi daerah di era new normal.

Ketua REI DIY, Rama Adyaksa Pradipta, mengatakan di tengah pandemi Covid-19 pada 2020, terjadi tekanan luar biasa pada bisnis properti. Pada 2021 diharapkannya properti lebih baik. Dia juga berupaya berkontribusi pada pemulihan ekonomi.

“Tema Musda kali ini Industri Real Estate dalam Era New Normal dan Kontribusinya terhadap Pemulihan Ekonomi Daerah. Kami melihat properti ini multiplier effect-nya banyak. Jika bisa bergulir otomatis sektor lain ikut berjalan. Kami harapkan, kami bisa menjadi generator lah, dengan 174 industri terkait lainnya,” ucap Rama, kegiatan Musda ke-11 DPP REI DIY, di Alana Malioboro, Sabtu (16/1/2021).

Rama berharap dukungan dan sinergi dengan pemangku kebijakan, sehingga dapat bersama-sama memulihkan ekonomi, khususnya di DIY. Anggota REI DIY diharapkannya juga dapat survive. Vaksin yang mulai didistribusikan diharapkannya dapat juga mengatasi pandemi Covid-19 ini, dan membuat kepercayaan masyarakat untuk investasi kembali.

Sambutan Gubernur DIY Sri Sultan HB X, yang dibacakan oleh Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menyebut Musda ini penting untuk restrukturisasi, upaya meningkatkan komunikasi antar anggota, sebagai forum evaluasi dan pertanggungjawaban pengurus. Ia berharap REI DIY dapat menjadi mitra pemerintah.

“Dengan tema yang diusung REI diharapkan menjadi mitra pemerintah, dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan wilayah. bagaimanapun industri properti memiliki efek multiplier, dan memiliki kontribusi terhadap pendapatan daerah,” ucapnya.

Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI, Paulus Totok Lusida, mengharapkan REI DIY dapat lebih berfungsi lagi membantu anggota khususnya dengan adanya UU Cipta Kerja. “Sehingga apa yang akan menjadi cita-cita pemerintah, rakyat Indonesia untuk mempermudah investasi khususnya properti memperlancar usaha kita, meningkatkan ekonomi di bidang properti. Sehingga ekonomi dapat tumbuh lebih cepat,” ujarnya.

Musda DPD REI DIY ini diselenggarakan secara hybrid, daring dan luring, dengan protokol yang ketat, dengan rapid test antigen, dan penerapan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.