PMI DIY Kirim 6 Personel Bantu Korban Gempa di NTT
PMI DIY mengirim enam personel ke Kabupaten Manggarai, NTT, untuk memberikan layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan promosi kesehatan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Direktur Utama PDAM Sleman Dwi Nurwata mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan 1.000 sambungan rumah (SR) baru khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu untuk menikmati layanan air PDAM.
Program tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat agar memenuhi hak dasarnya mendapatkan layanan air bersih. "Ini salah satu program prioritas tahun ini bagi warga miskin yang memiliki daya listrik 450 watt. Tujuannya agar mereka dapat menikmati air yang sehat dan sudah diolah," katanya, Senin (18/1/2021).
Mereka yang menjadi sasaran program ini berada di 17 kapanewon. Terutama di wilayah pinggiran seperti Kapanewon Minggir, Moyudan, Tempel dan lainnya.
"Untuk wilayah Prambanan, kami tinggal mengganti pipa-pipa Pamsimas yang bocor dan rusak agar layanan PDAM bisa maksimal diterima warga. Perbaikan pipa-pipa yang bocor kami targetkan maksimal sampai Juli mendatang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI DIY mengirim enam personel ke Kabupaten Manggarai, NTT, untuk memberikan layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan promosi kesehatan.
CKG Kota Jogja menemukan 60%-65% dari 23.000 lansia yang diperiksa terdeteksi hipertensi dan diabetes.
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Jakarta 18 September 2026 dan disiapkan mendukung penanganan karhutla.
DLH Kulonprogo mendorong pengelola SPPG menguji limbah dapur MBG di laboratorium setelah muncul keluhan warga soal pencemaran.
Harga rumah di Jogja makin sulit dijangkau. REI DIY menyoroti kenaikan harga tanah dan material bangunan yang mencapai sekitar 25%.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menkeu menggantikan Purbaya. Keberlanjutan pembiayaan Kopdes menghadapi jatuh tempo Rp40 triliun.