Sleman Jadi Percontohan, Jip Merapi Terapkan KTA dan Barcode
Wisata jip Merapi Sleman kini gunakan barcode dan KTA. Sistem ini tingkatkan keamanan, transparansi, dan layanan wisata.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani menyampaikan bahwa angin kencang yang menumbangkan banyak pohon dan memutus aliran listrik menyebabkan gangguan pada 60.955 sambungan rumah (SR). Sampai saat ini, ribuan SR tersebut tidak dapat mengalirkan air.
Humas PDAM Tirta Handayani, Rachmat mengatakan ada sebanyak 60.955 SR di Gunungkidul yang sampai saat ini tidak dapat mengalirkan air. SR tersebut masih terdampak arus listrik yang mati karena jaringannya tertimpa pohon-pohon tumbang setelah peristiwa angin kencang pada Kamis 14 Maret 2024.
Sambungan rumah tersebut tersebar merata di seluruh cabang pelayanan PDAM Tirta Handayani yang meliputi Kapanewon Karangmojo, Semin, Semanu, Wonosari, Ponjong, Playen, Tanjungsari, Paliyan, Saptosari, Rongkop, Tepus dan Girisubo. “[Angin kencang] berdampak pada sumber Sungai Bawah Tanah Seropan, Bribin, Intake Mata Air Baron, SBT Ngobaran, SB Tahunan, SB Pampang, Sungai Permukaan Baron, Sumur Bor Hargo I, Hargo II, Tawarsari, Karangerejek, dan Siyono. Total pelanggan terdampak sampai sekarang ada 60.955 SR,” kata Rachmat dihubungi, Jumat (15/3/2024).
Hanya saja sampai saat ini, SR yang belum beroperasi hanya ada di wilayah Pelayanan Cabang Seropan, Bribin, dan Baron. Listrik di tempat-tempat terseebut masih mati. Kemudian SR di Cabang Wonosari belum bisa beroperasi karena ada pompa 30 kilowatt di Sumur Hargo mengalami kerusakan.
BACA JUGA: 9 Sumur di Gedongtengen Tercemar Mikrobiologi, Ini yang Dilakukan PDAM Jogja
Rachmat mengaku PT PLN baik Wonosari maupun Gedong Kuning sedang melakukan penanganan agar SR dapat mengalirkan air. Salah satu sasaran penanganan juga penggantian pompa yang masuk di wilayah pelayanan Wonosari Kota.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan ada 16 titik jaringan listrik yang terdampak angin kencang pada Kamis 14 Maret 2024. Jaringan terdampak tersebut tersebar di Kapanewon Nglipar, Karangmojo, Ponjong, Semanu, Patuk, Playen, dan Wonosari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wisata jip Merapi Sleman kini gunakan barcode dan KTA. Sistem ini tingkatkan keamanan, transparansi, dan layanan wisata.
Aljazair vs Austria 3-3 di Piala Dunia 2026 membuat Iran tersingkir meski laga penuh drama enam gol.
Argentina menang 3-1 atas Yordania di Piala Dunia 2026. Messi cetak rekor dan La Albiceleste juara Grup J sempurna.
Harga pangan 28 Juni 2026 fluktuatif. Cabai rawit Rp69 ribu/kg, bawang dan daging masih tinggi menurut data PIHPS BI.
Ducati meluncurkan Panigale V4 Márquez 2025 edisi juara dunia MotoGP, hanya 293 unit dengan komponen premium dan desain eksklusif.
Tiket konser comeback BIGBANG ludes 22 menit. Tur dunia 2026–2027 termasuk Jakarta, menandai 20 tahun debut mereka.