Advertisement

JNE Bantu Pembangunan Masjid di SMA Negeri 1 Wonosari

David Kurniawan
Rabu, 20 Januari 2021 - 06:27 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
JNE Bantu Pembangunan Masjid di SMA Negeri 1 Wonosari Head Regional JNE Jateng DIY Marsudi (kiri) saat menyerahkan bantuan kepada pihak SMA Negeri 1 Wonosari untuk penyelesaian pembangunan Masjid Alfarabi. Selasa (19/1/2021). - Ist/JNE

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – JNE memberikan bantuan Rp50 juta untuk penyelesaian pembangunan masjid di SMA Negeri 1 Wonosari. Bantuan ini merupakan bagian dari program corporate social responsibility (CSR) yang dimiliki perusahaan.

Head Regional JNE Jateng-DIY, Marsudi mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan program CSR yang dimiliki perusahaan. Setiap tahunnya, 2,5% keuntungan yang dimiliki perusahaan disalurkan untuk CSR.

“Ini komitmen kami. Untuk program banyak, mulai dari santunan anak yatim hingga pembangunan rumah ibadah,” katanya seperti rilis yang diterima Harianjogja.com, Selasa (19/1/2021).

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Dia menjelaskan, khusus di Gunungkidul ada program pembangunan masjid di SMA Negeri 1 Wonosari. Total nilai bantuan yang diserahkan sebanyak Rp50 juta kepada pihak sekolah. “Mudah-mudahan memberikan manfaat, khususnya kegiatan kerohanian yang representatif bagi keluarga besar SMA Negeri 1 Wonosari,” katanya.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Wonosari, Muhammad Taufik Salyono mengatakan, pihaknya berterimakasih atas bantuan yang diberikan oleh JNE. Menurut dia, pembangunan Masjid Alfarabi sudah dimulai sejak 2020 lalu. Meski demikan, prosesnya baru mencapai 65%. “Pembangunan dilanjutkan menggunakan dana bantuan dari JNE,” kata Taufik.

Dia menjelaskan, masjid yang dibangun dengan dua lantai dengan kapasitas mencapai 750 jamaah. Diharapkan dengan masjid baru ini maka kegiatan ibadah sholat bisa dilakukan secara bersama-sama sehingga dapat dilanjutkan dengan kegiatan kultum. “Sebelum dibangun masjidnya kecil dan setiap shalat harus saling bergantian. Tapi, dengan masjid baru bisa dilakukan secara bersama-sama,” katanya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

BPJS Ketenagakerjaan Bidik 912.000 Pekerja Informal untuk Jadi Peserta

News
| Rabu, 05 Oktober 2022, 23:27 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement