Terpapar Covid-19, Ini Pesan Sri Purnomo kepada Masyarakat

Bupati Sleman Sri Purnomo. - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
21 Januari 2021 17:17 WIB Nina Atmasari Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Bupati Sleman Sri Purnomo dinyatakan positif Covid-19, Kamis (21/1/2021) sepekan setelah disuntik vaksin Covid-19 pada Kamis (14/1/2021).

Sri Purnomo mengatakan vaksin bukanlah obat.

"Meskipun beberapa waktu lalu saya telah divaksin sebagai pencegahan penyebaran virus Covid-19, saya ingatkan vaksin bukanlah sebuah obat," katanya, dalam unggahannya di akun instagramnya @sripurnomosp, Kamis (21/1/2021).

Menurutnya, vaksin hanya mendorong pembentukan kekebalan spesifik pada penyakit Covid-19 agar terhindar dari tertular maupun kemungkinan sakit berat.

Baca juga: 7 Hari Setelah Disuntik Vaksin, Bupati Sleman Sri Purnomo Positif Covid-19

"Vaksin hanya mendorong pembentukan kekebalan spesifik pada penyakit Covid-19 agar terhindar dari tertular maupun kemungkinan sakit berat," tambahnya.

Sri Purnomo diketahui menjadi orang pertama yang menerima suntikan dosis vaksin Covid-19 yang dilakukan di Puskesmas Ngemplak II, pada Kamis (14/1/2021). Ia menjadi orang pertama yang menerima vaksin di Kabupaten Sleman.

Ia menjadi salah satu dari 10 pionir vaksin di Kabupaten Sleman yang merupakan perwakilan dari berbagai unsur yaitu Bupati Sleman Sri Purnomo, Dandim 0732/Sleman Letkol Inf Arief Wicaksana, Kapolres Sleman Anton Firmanto, Kepala Kejari Sleman Bambang Marsana, Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta, Kepala Kantor Kemenag Sleman Sa’ban Nuroni, Anggota DPRD Sleman Ani Martanti dan Dokter sekaligus pegiat media sosial dr.Tirta Mandira Hudhi.

Tidak Bergejala

Sri Purnomo menjalani tes swab antigen pada Rabu (20/1/2021) yang hasilnya dinyatakan positif. Dari tes tersebut, kemudian ia melanjutkan dengan tes swab PCR. Hasil tes tersebut ia terima pada Kamis (21/1/2021) pagi.

"Sebelumnya, Rabu 20 Januari 2021 saya menjalani tes swab antigen yang mana hasilnya dinyatakan positif. Kemudian dilanjutkan dengan tes swab PCR, dimana hasil yang saya terima pagi ini dinyatakan positif," jelasnya.

Setelah membaca hasil tersebut, ia kemudian mendatangi fasilitas kesehatan.

Baca juga: Sultan Berhentikan Dua Adiknya dari Kraton karena Sudah Tidak Aktif

"Kemudian siang ini pukul 13.00 Wib saya ke rumah sakit untuk melakukan rontgen thorax dan juga CT Scan thorax dan alhamdulilah hasilnya bagus dan paru-paru saya bersih," tulisnya.

Meski dinyatakan positif Covid-19, Sri Purnomo mengaku kondisinya sehat dan tidak menunjukkan gejala penyakit apapun. Meski demikian, ia mengakui sempat batuk dan demam.

"Kondisi kesehatan saya hari ini alhamdulilah 100 persen sehat dan tidak menunjukkan gejala penyakit apapun. Memang pada hari Selasa 19 Januari 2021 malam, saya sempat batuk-batuk dan suhu badan naik di angka 37,6 derajat," jelasnya.

Saat ini, ia menjalani isolasi mandiri di rumah dinas dan tidak di rumah sakit karena kondisi badan tidak menunjukkan gejala apapun. Selanjutnya, ia juga menjelaskan keluarga dan stafnya sudah dilakukan swab antigen dan semuanya negatif.

"Seluruh keluarga saya dan staff di lingkungan rumah dinas yang sering berinteraksi dengan saya, alhamdulilah kemarin sudah dilakukan swab antigen dan hasilnya negatif semua," jelasnya.

Ia mengimbau warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Saya menghimbau bahwa perlindungan yang diberikan vaksin Covid-19, tetap perlu diikuti dengan kepatuhan menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin memakai masker, cuci tangan pakai sabun serta jaga jarak dan hindari kerumunan," katanya.