Kritik Verstappen dan Alonso Direspons, FIA Susun Aturan Baru Mesin F1
FIA menyiapkan perubahan regulasi mesin Formula 1 secara bertahap hingga 2028. Porsi tenaga mesin pembakaran internal akan diperbesar untuk menjawab kritik pemb
Logo PAN/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL - Musyawarah Daerah (Musda) V DPD PAN Bantul yang digelar Sabtu (23/1/2021), berhasil memilih Wildan Nafis sebagai Ketua DPD PAN Bantul 2021-2026. Wildan yang juga Ketua Komisi B DPRD Bantul ini didampingi oleh Damba Aktivis sebagai sekretaris dan Iwan Tamrin sebagai bendahara.
Usai terpilih, Wildan mengakui sejumlah pekerjaan berat telah menanti, salah satunya adalah mengembalikan kejayaan partai. Selain itu, pada 2024, pihaknya menargetkan sebanyak delapan hingga sembilan kursi di DPRD Bantul.
“Dan harapannya kami mampu menjadi pemenang kedua dalam Pileg 2024 yang akan datang," katanya, Sabtu (23/1/2021).
Baca juga: Covid-19 DIY Sabtu Ini, Penambahan Kasus Harian Mendekati 500
Selain itu, Wildan juga memiliki pekerjaan rumah untuk mengharmonisasikan kondisi internal partai paska Pilkada 2020 lalu. Pihaknya akan berupaya mengajak rekonsiliasi kader yang sempat tidak mendukung partainya mengusung pasangan Abdul Halim-Joko Budi Purnomo.
“Selanjutnya untuk target dan program-program lainnya, akan dibicarakan dalam Rakerda dalam waktu,” papar Wildan.
Sementara Ketua DPD PAN Bantul periode 2016-2021, Mahmud Ardi Widanto mengakui jika selama kepemimpinannya partainya hanya mampu meraih enam kursi pada Pileg 2014. Jumlah itu berkurang menjadi lima kursi pada Pileg 2019.
Meski demikian, Ardi mengatakan, PAN memiliki prestasi yang bisa dibanggakan. Di mana, PAN Mampu menghantarkan paslon bupati dan wakil bupati Bantul, Abdul Halim Muslih dan Joko Budi Purnomo sebagai paslon terpilih pada Pilkada 2020.
Baca juga: Jumlah Pengungsi di Turgo Purwobinangun Mulai Berkurang
Di mana, keputusan mengusung paslon Halim-Joko sebagai bentuk komitmen dari kedua paslon tersebut kepada PAN untuk membangun Bantul lebih baik. Ardi juga menyatakan, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada anggotanya yang sempat bergabung dengan gerbong biru mendukung pasangan Suharsono-Totok Sudarto pada Pilkada 2020 untuk kembali ke partainya.
“Tapi kalau sudah tidak sejalan dengan Ketum PAN [bergabung dengan partai Ummat], maka harus dipecat,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FIA menyiapkan perubahan regulasi mesin Formula 1 secara bertahap hingga 2028. Porsi tenaga mesin pembakaran internal akan diperbesar untuk menjawab kritik pemb
Fête de la Musique 2026 digelar di Jogja, hadirkan musisi emerging dan perkuat kolaborasi budaya Indonesia–Prancis.
UGM teliti fenomena api di Seyegan Sleman, analisis georadar dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan gas dalam retakan tanah.
Kejagung geledah kasus korupsi MBG di Jakarta dan Bandung, 4 tersangka termasuk pejabat BGN, bukti elektronik disita.
Pemerintah bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 untuk pemerataan pendidikan, termasuk di IKN dan berbagai daerah.
DPP PKB menetapkan pengurus DPC PKB DIY 2026-2031. Seluruh posisi sekretaris di lima kabupaten/kota diisi kader perempuan.